Persamaan dan Perbedaan antara Stoicisme dan Berbagai Filosofi Timur

Konfusianisme
Sumber :
  • Image Creator/Handoko

Taoisme, didirikan oleh Laozi di Tiongkok pada abad ke-6 SM, berfokus pada hidup selaras dengan Tao atau jalan alami. Taoisme mengajarkan bahwa kehidupan yang bijaksana dicapai dengan mengikuti prinsip-prinsip alam dan menghindari usaha yang berlebihan.

10 Rekomendasi Buku Stoikisme Modern untuk Menginspirasi Kehidupan Sehari-hari

Prinsip-Prinsip Utama Taoisme

1.    Wu Wei (Tidak Bertindak Secara Berlebihan): Wu wei berarti "tidak bertindak secara berlebihan" atau "tidak melakukan apa-apa yang tidak perlu". Dalam Taoisme, ini berarti hidup dengan cara yang alami dan mengalir tanpa paksaan.

Jangan Takut Akan Perubahan: Menyambut Dinamika Alam Semesta untuk Pertumbuhan dan Inovasi

2.    Keseimbangan dan Harmoni: Taoisme menekankan pentingnya keseimbangan antara berbagai aspek kehidupan dan harmoni dengan alam. Keseimbangan ini dianggap penting untuk mencapai kedamaian batin dan kebijaksanaan.

3.    Kepatuhan terhadap Alam: Taoisme mengajarkan bahwa kita harus mengikuti prinsip-prinsip alam dan tidak melawan arus kehidupan, sehingga kita dapat mencapai harmoni dan ketenangan.

Jejak Kebijaksanaan: Langkah Filosofis Socrates, Confucius, Rumi, dan Hasyim Asy’ari

Buddhisme: Mengatasi Penderitaan Melalui Pencerahan

Buddhisme, yang didirikan oleh Siddhartha Gautama (Buddha) pada abad ke-5 SM di India, berfokus pada pemahaman dan transformasi penderitaan untuk mencapai pencerahan. Buddhisme menawarkan panduan tentang bagaimana mengatasi penderitaan dan mencapai kehidupan yang bijaksana melalui praktek meditasi dan pemahaman mendalam tentang sifat eksistensi.

Halaman Selanjutnya
img_title