DUIT PANAS! Belanja Pemerintah Q3 2025 Melesat 5,49%, BPS Beberkan Program MAKAN GRATIS Jadi Pendorong Utama!

Petugas menyiapkan hidangan menu makan bergizi gratis
Sumber :
  • antarafoto.com

BPS merilis data resmi Q3 2025: Konsumsi Pemerintah RI naik 5,49%. Lonjakan ini didorong percepatan belanja barang dan peluncuran Program Makan Gratis Nasional yang menyuntik dana besar ke sektor riil dan UMKM.

img_title Solo Anggrek Festival 2026, Surga Wisata Bunga yang Mengajak Masyarakat Melestarikan Keindahan Anggrek Indonesia

Jakarta, WISATA - Di tengah sorotan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di angka 5,04%, muncul kabar mengejutkan dari panggung fiskal nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan terbarunya pada 5 November 2025 menyampaikan bahwa Konsumsi Pemerintah tumbuh mencolok sebesar 5,49% secara tahunan (year-on-year).

Kenaikan ini bukan sekadar pergerakan angka, tetapi menandai perputaran duit panas dari kas negara yang mulai terasa nyata di sektor riil. Pemerintah tampak tancap gas dalam merealisasikan anggaran, terutama melalui belanja barang dan program sosial yang kini tengah menjadi perhatian publik: Program Makan Gratis Nasional.

img_title UMKM Termarjinalkan, Dikhawatirkan Indonesia Gagal Capai Indonesia Emas 2045

Pertumbuhan tajam Konsumsi Pemerintah ini menjadi salah satu motor utama yang menjaga laju PDB tetap kuat, sekaligus menegaskan peran kebijakan fiskal sebagai mesin penggerak ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Mesin Fiskal yang Bergerak Cepat

img_title Magelang Fair 2026 Berjalan Sukses, Raup Omzet Rp3,17 Miliar, Hadirkan 54 Ribu Pengunjung

Konsumsi Pemerintah mencakup seluruh pengeluaran yang dilakukan lembaga pemerintah pusat dan daerah untuk membiayai kegiatan operasional serta program pelayanan publik. Di Triwulan III 2025, lonjakannya terutama ditopang oleh percepatan belanja barang dan jasa, yang menjadi cerminan aktifnya realisasi APBN menjelang akhir tahun anggaran.

BPS mencatat bahwa pertumbuhan 5,49% kali ini jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Kementerian dan lembaga (K/L) mempercepat penyerapan anggaran, baik untuk pengadaan logistik pemerintahan, penyediaan layanan publik, hingga dukungan bagi berbagai program sosial.

Namun, dari seluruh faktor yang berkontribusi, BPS menyebut satu program baru yang pengaruhnya paling dominan terhadap lonjakan tersebut: Program Makan Gratis Nasional, sebuah kebijakan populis dengan dampak ekonomi yang langsung terasa hingga ke lapisan terbawah masyarakat.

Program Makan Gratis, Injeksi Ekonomi Langsung ke Daerah

Program Makan Gratis Nasional, yang baru digulirkan pada paruh kedua 2025, menjadi magnet fiskal baru yang mempercepat perputaran uang di daerah. Program ini bukan sekadar proyek sosial, tetapi berfungsi sebagai stimulus ekonomi instan yang menjangkau jutaan warga melalui pengadaan bahan pangan, jasa katering, dan distribusi makanan.

Halaman Selanjutnya
img_title