Mutiara Hikmah: Ahmad ibn Harb – Cahaya Keikhlasan dalam Kegelapan Duniawi

Mutiara Hikmah dari Para Sufi
Sumber :
  • Image Creator Grok/Handoko

Malang, WISATA - Dalam sejarah Islam, banyak ulama dan sufi yang hidup dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan. Mereka memilih jalan yang tidak mudah demi meraih ridha Allah. Salah satu sosok yang patut menjadi teladan dalam hal ini adalah Ahmad ibn Harb, seorang ulama dan sufi yang menjadikan keikhlasan sebagai cahaya dalam gelapnya kehidupan duniawi.

Kalam Ramadan: Sabar dalam Cobaan – Kisah Nabi Ayyub dan Keteguhannya

Ahmad ibn Harb: Ulama yang Menghidupkan Hati dengan Keikhlasan

Ahmad ibn Harb dikenal sebagai seorang alim dan ahli ibadah yang selalu menjaga ketulusan dalam setiap amal perbuatannya. Ia tidak tertarik dengan pujian atau penghormatan duniawi, karena baginya, semua itu hanyalah ilusi yang dapat menjauhkan seseorang dari Tuhan.

Mutiara Hikmah: Muhammad Aslam Al-Tusi – Sufi yang Mengajarkan Kesederhanaan Sejati

Ia pernah berkata:
"Barang siapa yang memperbaiki hubungan dirinya dengan Allah, maka Allah akan memperbaiki hubungannya dengan manusia. Dan barang siapa yang beramal karena manusia, maka ia akan kehilangan segalanya di dunia dan akhirat."

Kata-kata ini mencerminkan prinsip hidupnya yang teguh: bahwa keikhlasan adalah kunci utama dalam ibadah dan segala bentuk amal kebaikan.

Kalam Ramadan: Menjalani Ramadan dengan Hati yang Tenang – Nasihat Ulama Salaf

Meninggalkan Dunia untuk Mencari Akhirat

Seperti para sufi lainnya, Ahmad ibn Harb sangat berhati-hati dalam menyikapi kehidupan dunia. Ia melihat dunia sebagai tempat ujian yang dapat membuat manusia lalai jika tidak berhati-hati.

Halaman Selanjutnya
img_title