PEKALONGAN: Pengunjung Gelaran "Pekan Batik Nusantara" Capai 47 Ribu Orang, Transaksi Rp3,5 Miliar

Pekan Batik Nusantara (PBN) di Pekalongan, Jawa Tengah
Sumber :
  • pekalongankota.go.id

Pekalongan, WISATA – Digelar selama 5 hari sejak 4 Desember 2024, Pekan Batik Nusantara (PBN) ditutup pada hari Minggu malam (8/12/2024).

Acara penutupan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM), Supriono dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan, Inggit Soraya.

Sekda Nur Priyantomo mengatakan, penutupan PBN ini sebagai puncak peringatan hari batik, setelah sebelumnya diadakan kegiatan inovasi seperti pameran batik, peragaan busana, seminar serta workshop.

Nur menambahkan, keberhasilan PBN tidak lepas dari peran serta seluruh pihak, mulai dari panitia, peserta dan masyarakat yang antusias, sangat luar biasa pada PBN 2024.

“Apresiasi kami berikan kepada Pemerintah kota Pekalongan dan masyarakat. Penutupan ini juga dihadiri beberapa daerah yang mengikuti pameran seperti Subang, Cimahi, daerah luar Jawa dan lainnya,” katanya.

Nur menuturkan, PBN membuktikan bahwa batik menyatukan antara nilai budaya dan kemajuan pariwisata di Kota Pekalongan, juga sebagai simbol persatuan dan kebanggaan bersama.

Menurutnya, kemajuan zaman saat ini, menuntut adanya inovasi dan kolaborasi lintas sektor batik untuk mengikuti perubahan global agar bisa beradaptasi dan berkembang.

“Pemkot terus memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada perajin dan pengusaha batik. Kami berharap Pemerintah Pusat dan daerah lain membangun ekosistem yg mendukung keberlanjutan batik. Penutupan PBN ini bukan akhir tapi awal langkah besar. Mudah-mudahan semangat PBN bisa terus kita jaga. Mari terus kolaborasi agar batik tetap menjadi kebanggaan Indonesia yang dikenal di seluruh dunia. Mudah-mudahan juga tahun depan PBN bisa kita laksanakan lagi lebih baik dan spektakuler,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Supriono, menambahkan, dalam rangkaian PBN, di tahun ini diadakan batik business matching yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah berhasil melakukan transaksi Rp1,3 miliar, yang mana dilakukan oleh 4 buyer dan 4 pembatik dari Kota Pekalongan, Purwokerto, Banjarnegara dan Magelang.

“Alhamdulillah dalam rangkaian PBN, saat batik business matching, terjadi kesepakatan melakukan kerja sama eksekusi saat itu juga. Selain itu, PBN sedot 47 ribu pengunjung dengan total omset mencapai 3 miliar 524 juta 942 ribu rupiah berasal dari tunai kuliner, sedangkan batik dan craft lewat pembayaran Qris dari Bank Jateng, patut kita syukuri atas capaiannya,” ungkapnya.

Terkait dengan kegiatan ini, Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya menjelaskan, Dekranasda ikut partisipasi dalam acara PBN 2024, dengan membuka stan batik dan craft serta mendapatkan apresiasi sebagai juara kedua.

“Mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat bagi Dekranasda, ke depan lebih ada perhatian untuk UMKM dan budaya batik yang membanggakan. Untuk PBN, alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, seluruh rangkaian berjalan dengan baik. Terima kasih atas support dari masyarakat, juga Pemerintah Kota Pekalongan, semoga PBN 2024 membawa keberkahan untuk seluruh pihak yang terlibat,” pungkasnya.

(Sumber: pekalongankota.go.id)

40 Kutipan Terbaik Zeno dari Citium: Tokoh Stoicisme Klasik yang Sarat dengan Makna Filosofis