Para Pengikut Filsafat Peripatetik dari Era Klasik hingga Modern

Filsafat Peripatetik
Sumber :
  • Image Creator/Handoko

Malang, WISATA - Filsafat Peripatetik, yang berasal dari ajaran Aristoteles, telah menjadi salah satu aliran filsafat yang paling berpengaruh dalam sejarah pemikiran manusia. Dari era klasik hingga modern, banyak tokoh terkemuka yang menjadi pengikut dan mengembangkan konsep-konsep dalam aliran ini. Berikut adalah beberapa pengikut terkenal Filsafat Peripatetik dari berbagai periode:

Pertemuan Pemikiran: Antara Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd, serta Warisan Socrates, Plato, dan Aristoteles

1. Aristoteles (384-322 SM)

Aristoteles adalah pendiri Filsafat Peripatetik dan murid terkenal dari Plato. Dia menulis banyak karya tentang berbagai topik, termasuk metafisika, etika, logika, politik, dan fisika, yang membentuk dasar pemikiran filosofis di dunia Barat.

Mengurai Dialektika Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd dalam Konteks Socrates, Plato, dan Aristoteles

2. Theophrastus (372-287 SM)

Theophrastus adalah murid terkenal dari Aristoteles yang melanjutkan dan mengembangkan karya guru besar dalam berbagai bidang, terutama dalam ilmu alam dan botani.

Dari Socrates ke Aristoteles, dari Tahafut al-Falasifa ke Tahafut al-Tahafut: Dialektika Al-Ghazali dan Ibnu Rusyd

3. Avicenna (Ibn Sina) (980-1037 M)

Avicenna adalah seorang filsuf, ilmuwan, dan dokter terkemuka dari dunia Islam. Dia menyusun karya monumental dalam filsafat, kedokteran, matematika, dan astronomi, yang memperluas dan mengembangkan pemikiran Aristoteles.

Halaman Selanjutnya
img_title