Salat Iduladha Warga Bumi Permata Sudiang Berjalan Lancar

Jamaah salat ied di lapangan sepak bola depan masjid Babussalam
Sumber :
  • Wisata Viva/Indah Novita Dewi

Makassar, WISATA – Salat Iduladha warga kompleks Bumi Permata Sudiang, Makassar, salah satunya difokuskan di lapangan sepak bola depan Masjid Baabussalam. Langit biru cerah dengan awan putih merata menghiasinya. Awan-awan kecil yang menghiasi langit ini membuat sinar matahari tidak terlalu panas terasa. Dengan hawa yang cukup sejuk, jamaah salah ied memenuhi lapangan.

img_title RESEP: Chinese Food Tumisan Sayur Kambing, Menu Lezat Iduladha dengan Cita Rasa Gurih dan Sehat

Seperti biasa sebelum salat, MC mengumumkan beberapa pengumuman, dilanjutkan oleh panitia salat ied, termasuk menjelaskan tentang rencana pelaksanaan ibadah qurban. Sesaat sebelum pelaksanaan salat, dijelaskan pula tata cara salat ied dengan 7 takbir di rakaat pertama dan 5 takbir di rakaat kedua.

Pelaksanaan salat berjalan dengan lancar dan seusai salat, jamaah dengan khidmat mendengarkan khotbah. 

img_title Persiapan Haji 2026: Checklist Fisik dan Mental Jemaah Menuju Perjalanan Spiritual

Selain mengingatkan kembali kisah Nabi Ibrahim saat menerima perintah berkurban, khatib juga menjelaskan bahwa cinta kita kepada dunia hendaknya tidak mengalahkan cinta dan ketaatan kita kepada Allah. Pada hakikatnya, cinta dunia itu bukanlah cinta yang kekal. Cinta istri kepada suami atau sebaliknya, akan berhenti saat salah satunya masuk ke liang kubur. Yang lain tentu hanya akan menemani sampai di makam, dan setelah itu akan kembali ke rumah melanjutkan hidup, bahkan mungkin akan menikah lagi.

Apalagi cinta kepada jabatan dan harta, tidak akan selamanya. Jabatan bisa dicopot sewaktu-waktu dan harta tidak bisa dibawa mati. Bisa jadi hari ini hartamu, tapi besok sudah digondol maling. Jika Allah berkehendak, kita tidak memiliki kendali terhadap harta, jabatan, maupun pasangan.

img_title Tim Konstruksi Sedang Merenovasi Lapangan Sepak Bola dan Menemukan Mayat 150 Prajurit Romawi Kuno

Khatib juga menjelaskan mengenai hikmah ibadah haji. Haji bisa dipandang sebagai kongres internasional umat Islam. Berbagai keragaman warna kulit, bahasa, dan bangsa kita jumpai saat berhaji, namun pada saatnya mereka yang berbeda itu akan beribadah dengan bahasa yang sama dan menyembah Allah yang sama.

Jamaah perempuan mengikuti salat dengan tertib

Photo :
  • Wisata Viva/Indah Novita Dewi

Ibadah haji mengajarkan umat Islam agar tidak seperti katak dalam tempurung. Lihat segala perbedaan itu. Ibadah haji mengajarkan kepada umat Islam untuk tidak berhenti di satu titik dalam mempelajari Islam. Ibadah haji juga membangkitkan kesadaran kita tentang siapa diri ini sebenarnya, dari mana kita datang, dan kemana kita akan pulang.

Halaman Selanjutnya
img_title