Misteri Air Terjun Berdarah di Benua Antarktika
- forbes.com
Terperangkap Jutaan Tahun di Bawah Gletser
Bagaimana air laut tersebut bisa berada di pedalaman es? Menurut perkiraan para peneliti, jutaan tahun lalu ketika permukaan air laut memuncak dan Antarktika masih lebih hangat, air samudra membanjiri Lembah Taylor. Saat iklim memburu dan suhu bumi mendingin, gletser mulai maju dan menutupi cekungan air asin tersebut.
Air asin yang terperangkap ini terlindung di bawah lapisan es tebal selama lebih dari satu juta tahun. Karena konsentrasi garamnya sangat tinggi, air ini tidak pernah membeku dan tetap berbentuk cair meski bersuhu sangat dingin. Mikroba prokariota dan eukariota di dalamnya berhasil beradaptasi dengan kondisi tanpa oksigen dan cahaya, menciptakan sebuah kantong kehidupan kuno yang benar-benar terisolasi dari dunia luar.
Jendela Menuju Masa Lalu Bumi
Hasil temuan spektakuler ini memberikan pandangan baru bagi para ilmuwan dalam memahami sejarah iklim benua es. Keberadaan ekosistem yang terisolasi di bawah tanah ini tidak hanya memperkaya pengetahuan sains geologi, tetapi juga menjadi model penelitian untuk mencari potensi kehidupan mikroba di planet lain yang memiliki lingkungan es ekstrem, seperti di bulan milik Jupiter atau Mars.
Sumber: Popular Science