Sejarah Islam: Perang-Perang Besar yang Terjadi di Bulan Ramadan yang Penuh Perjuangan

Ilustrasi pasukan Islam dalam Perang Badar
Sumber :
  • IG/uiciofficial

Wisata – Bulan Ramadan bukan hanya dikenal sebagai bulan penuh berkah, ibadah, dan ketenangan, tetapi juga menjadi saksi sejarah pertempuran-pertempuran besar yang menentukan nasib umat Islam. Beberapa peperangan penting terjadi di bulan suci ini, menunjukkan bahwa Ramadan juga merupakan bulan perjuangan dan keteguhan iman. Berikut adalah beberapa pertempuran besar yang terjadi pada bulan Ramadan dalam sejarah Islam. 

Kalam Ramadhan: Kisah Umar bin Khattab – Pemimpin yang Zuhud dan Rendah Hati

1. Perang Badar (17 Ramadan 2 H/624 M): Perang Badar adalah pertempuran pertama antara kaum Muslimin Madinah melawan pasukan Quraisy Mekkah. Meskipun jumlah pasukan Muslim hanya sekitar 313 orang, sedangkan Quraisy memiliki lebih dari 1.000 tentara, kemenangan justru diraih oleh kaum Muslimin. Kemenangan ini dianggap sebagai pertolongan langsung dari Allah, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an (QS. Ali Imran: 123-126). 

Perang Badar menjadi titik balik bagi dakwah Islam, membuktikan kekuatan kaum Muslimin dan memperkuat posisi Nabi Muhammad di Madinah. 

Kalam Romadhon: Imam Ahmad bin Hanbal dan Perjuangan Menjaga Kebenaran

2. Fathu Makkah - Pembebasan Mekkah (Ramadan 8 H/630 M): Pada bulan Ramadan tahun 8 Hijriyah, Nabi Muhammad SAW dan sekitar 10.000 pasukan Muslim bergerak menuju Mekkah setelah pengkhianatan Quraisy yang melanggar Perjanjian Hudaibiyah. Tanpa pertumpahan darah yang besar, kota Mekkah akhirnya dibebaskan dari kekufuran, dan berhala-berhala di sekitar Ka'bah dihancurkan. Peristiwa ini menjadi kemenangan besar yang mengubah sejarah Islam selamanya. 

3. Perang Ain Jalut (658 H/1260 M): Pada 25 Ramadan 658 H, pasukan Muslim di bawah pimpinan Sultan Saifuddin Qutuz dan panglima Baybars berhasil mengalahkan tentara Mongol di Ain Jalut (Palestina). Kekalahan Mongol dalam pertempuran ini menghentikan ekspansi mereka ke dunia Islam dan menyelamatkan peradaban Muslim dari kehancuran. 

Inilah Kritik yang Ditujukan Terhadap Upaya untuk Menggabungkan Filsafat dan Agama

4. Perang Yom Kippur (Ramadan 1393 H/Oktober 1973 M): Meskipun bukan perang yang melibatkan pasukan Muslim secara langsung, Perang Yom Kippur (atau Perang Ramadan) terjadi antara koalisi Arab (Mesir dan Suriah) melawan Israel. Pasukan Mesir berhasil menyeberangi Terusan Suez dan merebut kembali sebagian Sinai, menunjukkan kekuatan militer Arab setelah kekalahan dalam Perang Enam Hari (1967). Meski akhirnya gencatan senjata terjadi, perang ini membawa dampak politik besar di Timur Tengah. 

Peperangan-peperangan ini mengajarkan bahwa Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga waktu di mana umat Islam diuji dengan perjuangan fisik dan spiritual. Kemenangan-kemenangan ini menunjukkan bahwa ketakwaan, persatuan, dan keyakinan kepada Allah dapat mengubah sejarah. 

Halaman Selanjutnya
img_title