Jangan Salah! Ternyata Inilah Beda Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Zakat
Sumber :
  • IG/rumahzakat

Malang, WISATA – Zakat merupakan  salah satu rukun Islam yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat Islam. Sebagai kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu, zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga instrumen pemerataan kesejahteraan. Dalam Islam, diantara jenis zakat yang populer adalah zakat fitrah dan zakat mal

Temuan Cadangan Besar Thorium di Mongolia Dalam, Disebut sebagai Energi Masa Depan Bagaimana Dampaknya ke Lingkungan?

Zakat fitrah wajib dikeluarkan menjelang Idul Fitri sebagai bentuk penyucian diri, sementara zakat mal dikenakan atas harta yang telah mencapai batas nisab dan haul. Meskipun hukum zakat telah diatur dengan jelas dalam syariat Islam, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara mendalam tentang kewajiban ini, termasuk konsekuensi bagi mereka yang tidak menunaikannya.

Menurut Dosen Hukum Keluarga Islam Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Agus Supriadi, Lc, M.H.I., hukum dasar zakat adalah wajib bagi mereka yang memenuhi syarat.

Lee Na-Young dan Jung Eun-Chae dalam Pembicaraan untuk Drama Baru Tentang Pengacara 'Honor'

Ia menjelaskan bahwa ada pengecualian bagi orang-orang yang tidak membayar zakat karena ketidaktahuan, seperti mualaf atau mereka yang tinggal di daerah terpencil. Dalam kondisi ini, mereka tidak dianggap kafir, tetapi perlu mendapatkan edukasi terkait zakat. Agar zakat mal dapat tersalurkan dengan baik, diperlukan manajemen yang efektif. Ia menekankan pentingnya peran lembaga zakat dalam mengelola dana zakat secara profesional.

Secara umum, zakat fitrah dan zakat mal memiliki perbedaan mendasar. Zakat fitrah dikeluarkan pada bulan Ramadan sebelum Idul Fitri dan tidak memiliki syarat nisab maupun haul. Besarannya setara dengan 2,5 kilogram bahan makanan pokok, yang di Indonesia umumnya berupa beras. Ulama juga memperbolehkan zakat fitrah dikonversikan dalam bentuk uang demi kemaslahatan penerima.

Film 'Pretty Woman 2: A Second Chance' Rilis di Netflix, antara Harapan dan Kepalsuan

Sedangkan zakat mal memiliki syarat nisab sebesar 85 gram emas dan harus dikeluarkan setelah mencapai haul atau kepemilikan selama satu tahun. Misalnya, jika seseorang memiliki penghasilan bersih sebesar Rp120 juta per tahun, maka ia wajib membayar zakat mal karena telah melebihi nisab yang setara dengan Rp85 juta.

Dengan memahami ketentuan zakat fitrah dan zakat mal, umat Islam diharapkan lebih sadar akan kewajiban ini. Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang mampu mengurangi kesenjangan ekonomi di masyarakat. “Merujuk pada Surat At-Taubah ayat 103, ada delapan golongan yang berhak menerima zakat, di antaranya fakir, miskin, amil zakat, mualaf, hamba sahaya, orang yang berutang demi kebutuhan pokok, mereka yang berjuang di jalan Allah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya
img_title