Hutan Mangrove Bintan, Susuri Sungai Sebong dan Saksikan Kunang-kunang Menari di Malam Hari

Bintan, Mangrove
Sumber :
  • Wonderful Indonesia

Bintan, WISATA - Sobat Wisata Viva, kalau Pulau Bintan selama ini identik dengan resor mewah dan pantai berpasir putih, ada satu sisi lain yang jauh lebih liar dan menenangkan untuk dijelajahi, yaitu hutan mangrove. Di tengah rimbunnya pepohonan bakau yang membelah aliran sungai, Hutan Mangrove Bintan menawarkan pengalaman ekowisata yang benar-benar berbeda dari citra Bintan sebagai destinasi liburan pantai pada umumnya.

img_title Alas Tlepek Hutan Nglarangan: Wisata Alam Tersembunyi dengan Sungai Jernih dan View Gunung Lawu

Menyusuri Sungai Sebong yang Membelah Lagoi

Hutan Mangrove Bintan berada di Sungai Sebong, aliran sungai yang membelah kawasan Kampung Lagoi dan Desa Sebong Lagoi di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Lokasinya cukup strategis, hanya berjarak sekitar 10 hingga 15 menit dari Pelabuhan Feri Lagoi atau Bandar Bentan Telani, menjadikannya destinasi favorit wisatawan tak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari Singapura dan Malaysia yang datang lewat jalur laut. Untuk menyusuri kawasan ini, wisatawan biasanya diajak menaiki perahu bermotor melintasi kanopi hijau rapat di kanan dan kiri sungai, menciptakan suasana teduh yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian resor.

img_title Sensasi Berburu Gudeg Pawon Jogja: Kehangatan Kuliner Malam Langsung dari Dapur Asap yang Melegenda

Hutan Bakau Terlengkap di Asia Tenggara

Salah satu fakta menarik dari kawasan ini adalah statusnya sebagai salah satu hutan mangrove terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara. Besarnya pepohonan yang tumbuh rapat membuat cahaya matahari sulit menembus langsung ke permukaan air, hanya mengintip lamat-lamat dari celah dedaunan yang berdempetan, sebuah pemandangan yang justru menjadi nilai keindahan tersendiri bagi kawasan ekowisata ini. Untuk menjelajahi hutan, wisatawan biasanya diberi dua pilihan, yakni berjalan kaki menyusuri jembatan kayu yang telah disediakan pengelola, atau menaiki perahu untuk menyusuri sungai lebih dalam sambil menikmati suasana sekitar secara lebih santai.

img_title HUTAN.ID FEST 2026 di Surabaya: Mengenal Hutan Indonesia dari Perspektif yang Lebih Luas.

Rumah bagi Beragam Satwa Liar

Menyusuri Hutan Mangrove Bintan sama saja dengan memasuki panggung kehidupan liar yang masih terjaga alami. Sepanjang perjalanan, wisatawan berpeluang besar menyaksikan monyet yang meloncat lincah dari satu pohon ke pohon lain, biawak yang melata di antara akar-akar bakau, hingga berbagai jenis ular bakau yang kadang bertengger tenang di dahan pohon. Dasar sungai pun tak kalah kaya kehidupan, dihuni ikan lumba-lumba lumpur, kepiting, lobster lumpur, siput, hingga kerang yang menempel di akar-akar mangrove. Kawasan ini bahkan turut berperan sebagai lokasi konservasi bagi satwa laut yang lebih besar seperti dugong, kuda laut, dan penyu, menegaskan pentingnya ekosistem mangrove Bintan bagi keseimbangan alam pesisir Kepulauan Riau.

Halaman Selanjutnya
img_title