Festival Batanghari 2026: Menyusuri Jejak Sejarah Sungai yang Jadi Jalur Perdagangan Rempah
- IG/karismaeventnusantara
Jambi, WISATA – Sungai Batanghari bukan sekadar bentang alam yang membelah wilayah Jambi. Sungai terpanjang di Sumatra ini memiliki sejarah panjang sebagai jalur transportasi, perdagangan, sekaligus ruang tumbuhnya kehidupan masyarakat. Jejak tersebut kembali diangkat melalui Festival Batanghari 2026, sebuah perhelatan wisata budaya yang mengajak masyarakat dan wisatawan mengenal lebih dekat warisan sungai yang menjadi bagian penting dari perjalanan Jambi.
Festival Batanghari 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22–29 Agustus 2026 di Kota Jambi. Mengutip laman resmi pariwisata Indonesia, acara ini dapat dinikmati secara gratis dan akan menghadirkan parade kapal hias di Sungai Batanghari. Parade tersebut menampilkan hasil alam dari 11 kabupaten/kota sebagai gambaran kejayaan masa lalu serta hubungan Jambi dengan jalur perdagangan rempah.
Bagi wisatawan, festival ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Sungai Batanghari tidak hanya dipandang sebagai latar pemandangan, tetapi juga menjadi panggung yang menceritakan perjalanan sejarah Jambi. Kapal-kapal hias yang bergerak di atas sungai menghadirkan perpaduan antara panorama air, kreativitas masyarakat, dan kekayaan budaya daerah.
Peran Batanghari dalam kehidupan masyarakat memang telah berlangsung sejak berabad-abad lalu. Penelitian sejarah mencatat sungai ini menjadi penghubung antara wilayah pedalaman dan pesisir. Pada masa Kesultanan Jambi, Batanghari berperan penting dalam aktivitas perdagangan maritim dan pergerakan berbagai komoditas.
Komoditas perdagangan Jambi juga berkembang dari waktu ke waktu. Lada, rempah-rempah, emas, karet, rotan hingga kopra pernah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang memanfaatkan jaringan sungai. Pada masa Keresidenan Jambi, Batanghari menjadi jalur penting yang menghubungkan kawasan hulu dan hilir sekaligus mendukung pergerakan hasil perkebunan menuju wilayah perdagangan.
Tidak berhenti pada sejarah, Festival Batanghari 2026 juga menyuguhkan kekayaan kuliner. Wisatawan dapat mencicipi Nasi Tumis dan Ikan Tepek, hidangan khas Jambi yang disiapkan langsung oleh masyarakat. Pameran potensi daerah serta pertunjukan seni budaya dari berbagai kabupaten dan kota turut menjadi bagian festival.
Karena itu, Festival Batanghari dapat menjadi pilihan wisata budaya bagi Anda yang ingin melihat Jambi dari perspektif berbeda.
Di tengah perkembangan pariwisata modern, Festival Batanghari menjadi pengingat bahwa perjalanan wisata tidak selalu harus berburu destinasi baru. Menyusuri kembali sejarah sebuah sungai pun dapat menjadi pengalaman yang kaya cerita.