9 Destinasi Wisata JOMO di Bali Siap untuk Liburan Akhir Tahun: Stoik dengan Sentuhan Tradisi Indonesia

Menikmati Wisata JOMO di Bali
Sumber :
  • Image Creator Bing/Handoko

Jakarta, WISATA - Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, banyak orang mulai menyadari pentingnya melambat dan menikmati momen dengan lebih penuh kesadaran. Konsep Joy of Missing Out (JOMO) semakin populer sebagai pendekatan baru dalam berlibur. JOMO menawarkan alternatif dari tekanan sosial dan gaya hidup serba cepat, memfokuskan pada kebahagiaan dalam kesederhanaan. Bali, dengan keindahan alam dan budayanya, menjadi destinasi ideal untuk merangkul JOMO. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi sembilan destinasi di Bali yang memadukan filosofi Stoikisme dengan tradisi lokal untuk menciptakan pengalaman liburan yang bermakna.

Jejak Kebijaksanaan: Hikmah Confucius, Swami Vivekananda, Rumi, dan Buya Hamka

1. Ubud: Pusat Ketentraman dan Seni
Ubud dikenal sebagai tempat untuk melepaskan diri dari kehidupan kota yang sibuk. Terletak di antara sawah hijau dan hutan lebat, Ubud adalah rumah bagi para seniman dan praktisi yoga. Anda dapat mengikuti kelas meditasi atau yoga, berkunjung ke Tirta Empul untuk ritual penyucian, atau sekadar menikmati keindahan panorama sawah yang tenang. Filosofi Stoik tentang pengendalian diri dan refleksi diri sangat terasa di sini.

2. Desa Penglipuran: Keindahan Hidup Tradisional
Desa Penglipuran adalah salah satu desa adat paling terawat di Bali. Suasana damai di desa ini mencerminkan filosofi hidup yang sederhana dan harmonis. Berjalan-jalan di jalanan berbatu dengan rumah-rumah tradisional di kedua sisinya akan membawa Anda pada ketenangan batin yang mendalam.

Tim Ferriss: "Comfort is the enemy of progress."

3. Pantai Amed: Surga Bawah Laut yang Tenang
Pantai Amed terkenal dengan keindahan terumbu karangnya. Berbeda dengan pantai-pantai populer seperti Kuta, Amed menawarkan suasana yang jauh dari keramaian. Di sini, Anda dapat menyelam atau snorkeling sambil menikmati keheningan laut.

4. Gunung Batur: Refleksi di Atas Awan
Mendaki Gunung Batur di pagi buta untuk menyaksikan matahari terbit adalah pengalaman spiritual yang mendalam. Pendakian ini mengajarkan kita tentang ketekunan dan kesabaran, nilai-nilai yang selaras dengan ajaran Stoikisme.

Mark Manson dan Revolusi Self-Help: Mengapa Buku-Bukunya Begitu Digemari?

5. Taman Nasional Bali Barat: Harmoni dengan Alam
Taman Nasional Bali Barat adalah destinasi sempurna bagi pecinta alam. Dengan hutan hujan tropis, pantai-pantai yang tenang, dan keberagaman hayati yang luar biasa, tempat ini mengundang Anda untuk menyatu dengan alam tanpa gangguan teknologi.

6. Desa Tenganan: Melestarikan Kearifan Lokal
Desa Tenganan adalah salah satu desa Bali Aga yang masih mempertahankan tradisi kuno. Di sini, Anda dapat belajar tentang tenun ikat tradisional dan cara hidup yang selaras dengan alam.

Halaman Selanjutnya
img_title