Filsafat Akbari: Pengertian, Prinsip, Tokoh, dan Pengaruhnya

Ibnu Arabi (1165-1240 M)
Sumber :
  • Image Creator/Handoko

Malang, WISATA - Filsafat Akbari, atau dikenal juga sebagai Falsafah Al-Akbari, merupakan salah satu aliran filsafat yang memiliki pengaruh besar dalam tradisi pemikiran Islam. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pengertian, prinsip, tokoh-tokoh penting, dan pengaruh Filsafat Akbari dalam perkembangan pemikiran Islam.

Rahasia Kehidupan: Menyeimbangkan Usaha dan Takdir dalam Setiap Langkah

Pengertian Filsafat Akbari

Filsafat Akbari merujuk pada tradisi filsafat dalam Islam yang menekankan pentingnya pengetahuan intuitif atau pengalaman langsung dalam pencarian akan kebenaran. Istilah "Akbari" berasal dari kata "Akbar", yang berarti "yang terbesar" dalam bahasa Arab. Filsafat Akbari mengajarkan bahwa kebenaran sejati tidak hanya dapat dicapai melalui akal budi rasional, tetapi juga melalui pengalaman spiritual yang mendalam.

Mutiara Hikmah: "Al-Shafi'i: Pemikir Besar yang Menyatukan Ilmu dan Keimanan"

Prinsip-prinsip Filsafat Akbari

Prinsip-prinsip utama dalam Filsafat Akbari meliputi:

Mutiara Hikmah: Abu Hazim Makki – "Abu Hazim Makki: Suara Kebenaran di Tengah Kemewahan Dunia"

1.    Pentingnya Pengalaman Spiritual: Filsafat Akbari menekankan pentingnya pengalaman spiritual langsung dalam mencapai pemahaman akan realitas sejati.

2.    Intuisi sebagai Sumber Pengetahuan: Aliran ini meyakini bahwa pengetahuan yang paling tinggi berasal dari intuisi atau pengalaman intuitif, bukan hanya dari akal budi rasional.

Halaman Selanjutnya
img_title