Jejak kaki Berusia 1,5 Juta Tahun Ungkap Dua Spesies Manusia Purba Hidup Berdampingan di Kenya
- archaeologymag.com/Kevin G. Hatala
Penemuan ini menandai bukti fisik pertama tentang koeksistensi langsung antara dua spesies hominin, yang menawarkan perspektif baru tentang evolusi manusia awal. Temuan ini menantang asumsi bahwa spesies hominin menghindari satu sama lain, sebaliknya mengisyaratkan hubungan kompleks yang membentuk kelangsungan hidup dan adaptasi mereka.
"Jejak kaki ini memberi tahu kita bahwa mereka tinggal di tempat yang sama, pada waktu yang sama dan berjalan berdampingan," kata Pobiner. "Tidak mungkin untuk kembali ke masa lalu untuk mengamati mereka, tetapi memiliki kedua jejak kaki mereka di permukaan yang sama adalah hal terbaik berikutnya."
Sementara Homo erectus berkembang biak selama satu juta tahun berikutnya, Paranthropus boisei punah beberapa ratus ribu tahun kemudian. Alasan perbedaan ini masih belum diketahui, tetapi penemuan seperti ini terus mengungkap misteri masa lalu kita bersama.