Gagal Paham FOMO? Ini Cara Wisata Anti Stres yang Bakal Hits di 2025

Menikmati Wisata JOMO di Bali
Sumber :
  • Image Creator Bing/Handoko

Gagal Paham FOMO? Ini Cara Wisata Anti Stres yang Bakal Hits di 2025

Kunjungan Wisman Naik 18,20%: Malaysia dan Singapura Paling Banyak Datang

Jakarta, WISATA - Fenomena Fear of Missing Out atau FOMO selama ini membuat banyak wisatawan merasa harus selalu mengikuti tren dan destinasi viral agar tidak ketinggalan. Namun, tren wisata tahun 2025 mulai bergeser ke arah yang lebih santai dan bermakna dengan munculnya Joy of Missing Out atau JOMO. Jika kamu merasa lelah dengan tekanan FOMO, simak cara wisata anti stres ala JOMO yang diprediksi bakal hits tahun ini!

Apa Itu FOMO dan Kenapa Bisa Bikin Stres?

Juni 2025, 1,42 Juta Turis Mancanegara Serbu Indonesia

FOMO adalah rasa takut ketinggalan sesuatu yang sedang populer, khususnya di media sosial. Dalam konteks liburan, FOMO membuat wisatawan merasa harus mengunjungi destinasi yang sedang viral agar tetap eksis dan dianggap gaul. Sayangnya, tekanan ini sering berujung pada liburan yang melelahkan, pengeluaran berlebihan, dan stres karena harus mengejar banyak tempat dalam waktu singkat.

JOMO: Solusi Wisata Anti Stres di Tahun 2025

Strategi Pariwisata RI Berbuah Manis, Semester Pertama 2025 Cetak Rekor Kunjungan

Sebagai antitesis FOMO, JOMO mengajak wisatawan untuk menikmati liburan dengan cara yang lebih santai dan fokus pada kebahagiaan pribadi. Menurut situs pemesanan Vrbo, tren JOMO membuat wisatawan melakukan lebih sedikit aktivitas saat liburan, memilih menginap di tempat yang nyaman seperti kabin di hutan atau rumah tepi pantai yang damai, sehingga meningkatkan relaksasi dan memulihkan hubungan dengan diri sendiri maupun orang terdekat.

Dua pertiga wisatawan di Inggris bahkan melaporkan bahwa JOMO membantu mengurangi stres dan kecemasan selama perjalanan, memberikan kesempatan untuk benar-benar lepas dari hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.

Halaman Selanjutnya
img_title