Juni 2025, 1,42 Juta Turis Mancanegara Serbu Indonesia
- Antara Foto
Jakarta, WISATA – Pariwisata Indonesia kembali mencatat pencapaian gemilang. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Laporan Perkembangan Pariwisata Juni 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada bulan Juni 2025 mencapai 1,42 juta kunjungan, naik 18,20% dibandingkan Juni tahun lalu. Angka ini menjadi salah satu pencapaian tertinggi setelah pandemi, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan Asia Tenggara.
Wisman Naik, Pasar Utama dan Pasar Baru Tumbuh
Lonjakan kunjungan ini didominasi oleh wisatawan asal Malaysia yang menyumbang 19,84% dari total kunjungan. Disusul Singapura (14,68%) dan Australia (10,59%). Menariknya, pasar baru menunjukkan pertumbuhan fantastis:
- Hong Kong: naik 274,63%
- Brunei Darussalam: naik 230%
Pertumbuhan signifikan dari pasar baru ini menjadi bukti bahwa promosi pariwisata Indonesia mulai menjangkau wilayah yang sebelumnya bukan pasar utama.
Jalur Masuk Wisman
Mayoritas wisatawan masuk melalui jalur udara lewat bandara internasional utama seperti:
- Ngurah Rai, Bali
- Soekarno-Hatta, Jakarta
- Kualanamu, Medan
Namun, jalur laut juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 29,29%, terutama melalui pelabuhan di Batam, Tanjung Uban, dan Bintan yang dekat dengan Singapura dan Malaysia. Sementara jalur darat melonjak 48,57%, banyak dimanfaatkan untuk wisata lintas batas di Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Bali, Yogyakarta, dan Jakarta Jadi Favorit
Dari sisi destinasi, Bali masih menjadi primadona dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 64,66%, tertinggi di Indonesia. Yogyakarta berada di posisi kedua dengan 53,86%, diikuti Jakarta (52,35%).
Bali memikat wisatawan dengan kombinasi pantai, budaya, dan hiburan kelas dunia. Yogyakarta menawarkan perpaduan budaya, sejarah, dan wisata alam, sementara Jakarta menjadi tujuan utama untuk wisata belanja dan event internasional.
Fakta Menarik Perilaku Wisatawan
BPS mencatat perilaku unik wisatawan yang menarik untuk dicermati:
- Wisatawan asal Rusia adalah yang paling betah tinggal, rata-rata 26 malam.
- Wisatawan Malaysia dan Singapura cenderung menginap 4–5 malam, biasanya untuk liburan singkat.
- Wisata bahari dan wisata lintas batas semakin diminati, terlihat dari peningkatan signifikan kunjungan via laut dan darat.
Dampak Ekonomi untuk UMKM
Lonjakan kunjungan wisman memberi dampak positif bagi perekonomian, terutama sektor UMKM pariwisata: