Melestarikan Kebaya Lewat Buku "Kebaya, Keanggunan yang Diwariskan"

Buku "Kebaya, Keanggunan yang Diwariskan"
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, WISATA – Buku "Kebaya, Keanggunan yang Diwariskan" resmi diluncurkan di Jakarta.

Pemerintah Terima Hibah 47 Arca untuk Negara dari KRT Hardjonagoro

Penyusunan buku "Kebaya, Keanggunan yang Diwariskan" dipimpin oleh pegiat budaya Miranti Serad dan Emi Wiranto.

Buku ini disusun berdasarkan riset, wawancara mendalam dari para tokoh, pakar sejarah, antropologi budaya dan para pewaris tradisi kebaya.

Peluncuran Buku Kebaya Dihadiri Sejumlah Tokoh Penting

Photo :
  • Istimewa
Bobotan: Upacara Tradisional Kuno dari Kuningan yang Kini Diakui Sebagai Warisan Budaya Tak benda

Semua ini dilakukan untuk memastikan agar konten buku tidak hanya akurat, namun juga mampu menyampaikan esensi kebaya secara mendalam.

Buku ini juga dilengkapi dengan foto-foto yang dikurasi secara rinci, menjadikannya tak sekadar informatif, namun juga artistik.

Tak hanya itu, hal yang istimewa adalah buku ini menyematkan Kode QR di berbagai ulasan, agar pembaca dapat mengakses video secara digital untuk mendapatkan visualisasi bahasan tentang kebaya.

Penyusunan Buku Kebaya Dipimpin Miranti Serad dan Emi Wiranto

Photo :
  • Istimewa
DESA BUDAYA: Desa Dasun, Rembang Raih Penghargaan sebagai Desa Budaya 2024

Menurut Miranti, buku ini mendokumentasikan penggunaan kebaya dalam kehidupan sehari-hari.

Bersama Emi Wiranto, hal itu menjadi salah salah satu fokus dalam penyusunan buku ini.

Miranti menjelaskan, kebaya di Indonesia benar-benar sudah menjadi bagian dari perempuan dan masyarakat Indonesia.

Buktinya, kebaya dikenakan dalam berbagai kegiatan dan acara, baik formal maupun nonformal.

Tokoh Perempuan Pendukung Buku

Photo :
  • Istimewa
Halaman Selanjutnya
img_title