9 Quote dan Kutipan Terbaik dari Kitab "Asfar" karya Monumental Mulla Sadra

Mulla Sadra, juga dikenal sebagai Sadr al-Din Muhammad al-Shirazi
Sumber :
  • Image Creator/Handoko

Malang, WISATA - Kitab "Asfar" adalah karya monumental yang ditulis oleh Mulla Sadra, atau Sadr al-Din Muhammad al-Shirazi, salah satu filsuf terkemuka dalam sejarah pemikiran Islam. Dalam karya ini, Mulla Sadra menguraikan pemikirannya tentang berbagai konsep filosofis yang mendalam, yang telah memberikan kontribusi besar dalam perkembangan pemikiran Islam dan filsafat secara umum. Berikut adalah 9 quote dan kutipan terbaik yang diambil dari "Asfar":

img_title Cinta Bukan Mengajar Kita Lemah, Tetapi Membangkitkan Kekuatan:Tenggelamnya Kapal Van der Wijck" Karya Hamka

1. "Akal itu merupakan cermin Tuhan di dunia ini."

Mulla Sadra menekankan pentingnya akal sebagai alat untuk memahami realitas sejati dan mencapai pengetahuan tentang Tuhan.

img_title Anak Lelaki Tak Boleh Dihiraukan Panjang, Hidupnya Ialah Buat Berjuang: Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, Karya Hamka

2. "Wujud itu adalah keberadaan yang mutlak, tanpa batas atau pembatas."

Konsep tentang wujud atau keberadaan mutlak menjadi salah satu titik fokus utama dalam pemikiran Mulla Sadra, yang membahas keberadaan sebagai sumber dari segala realitas.

img_title 10 Kutipan Terbaik dari Novel "Tenggelamnya Kapal Van der Wijck" Karya Hamka yang Penuh Makna

3. "Hikmah adalah cahaya ilahi yang mengarahkan manusia menuju kebenaran sejati."

Mulla Sadra menafsirkan hikmah sebagai manifestasi dari keberadaan Tuhan yang mencakup segala sesuatu dalam alam semesta dan membimbing manusia menuju pemahaman tentang kebenaran mutlak.

4. "Kebenaran sejati tidak dapat dicapai melalui akal semata, tetapi juga melalui pengalaman spiritual dan intuisi batiniah."

Konsep ini menekankan pentingnya dimensi spiritual dalam mencapai pemahaman yang mendalam tentang realitas sejati.

5. "Dunia ini adalah teater bagi manifestasi Tuhan."

Mulla Sadra memandang alam semesta sebagai manifestasi dari keberadaan Tuhan, yang mencerminkan aspek-aspek-Nya yang berbeda.

6. "Pengetahuan sejati adalah pengetahuan tentang diri sendiri dan pengetahuan tentang Tuhan."

Menurut Mulla Sadra, pengetahuan yang paling penting adalah pengetahuan tentang diri sendiri dan pengetahuan tentang hakikat Tuhan.

7. "Tujuan hidup manusia adalah untuk mencapai kesempurnaan spiritual dan menyatu dengan hakikat Tuhan."

Konsep ini menekankan pentingnya pencarian spiritual dalam mencapai tujuan hidup yang sejati.

8. "Hati adalah tempat bagi pengalaman spiritual yang paling dalam."

Mulla Sadra menekankan pentingnya hati sebagai pusat pengalaman spiritual yang mendalam dan intim.

9. "Ketika jiwa mencapai tingkat pencerahan tertinggi, ia menyatu dengan cahaya ilahi dan menemukan kedamaian yang abadi."

Mulla Sadra menggambarkan pencapaian tertinggi dalam perjalanan spiritual manusia, di mana jiwa menyatu dengan keberadaan ilahi dan mencapai kedamaian yang abadi.

Halaman Selanjutnya
img_title