John Sellars: Ketika “Cukup” Adalah Bentuk Tertinggi dari Kesuksesan
- Cuplikan layar
John Sellars mengingatkan, bahwa kondisi ini justru menjauhkan kita dari kedamaian. “Kesuksesan tidak harus berarti lebih banyak. Kadang, berarti cukup—cukup sehat, cukup bijak, cukup jujur pada diri sendiri,” katanya.
Konsep ini sejalan dengan ajaran Marcus Aurelius yang menyatakan bahwa kehidupan yang sederhana, dijalani dengan tujuan dan prinsip, jauh lebih berharga dibandingkan hidup mewah yang hampa makna.
Panduan Stoik Menuju Rasa “Cukup”
Berikut beberapa wawasan dari John Sellars dan prinsip Stoikisme yang bisa membantu kita merangkul makna “cukup”:
1. Latih Rasa Syukur – Fokus pada apa yang sudah dimiliki, bukan pada apa yang belum ada. Stoikisme menganjurkan untuk menghargai yang sedikit, agar ketika kehilangan pun tidak merasa hancur.
2. Redefinisi Kesuksesan – Ukur kesuksesan dari dalam: Apakah kita hidup sesuai nilai kita? Apakah kita tenang? Apakah kita punya hubungan yang sehat?
3. Batasi Keinginan yang Tidak Perlu – Dalam Stoikisme, keinginan yang tak terkendali adalah akar penderitaan. Dengan membatasi keinginan, kita mendekatkan diri pada rasa cukup.