“A Prince Never Lacks Legitimate Reasons to Break His Promise” – Fleksibilitas dalam Kepemimpinan Menurut Machiavelli

Niccolò Machiavelli (1469–1527)
Sumber :
  • Image Creator/Handoko

o    Pemimpin bertanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan rakyat, bahkan jika itu berarti menyesuaikan kebijakan.

"The Ends Justify the Means": Pro dan Kontra Pemikiran yang Menggugah dari Machiavelli

o    Contoh: Presiden Joko Widodo awalnya berjanji tidak menaikkan harga BBM, tetapi kemudian merevisi kebijakan untuk menjaga anggaran negara.

Kerugian (Kontra):

"Lebih Baik Ditakuti Daripada Dicintai, Jika Anda Tidak Bisa Memiliki Keduanya" Machiavelli

1.     Kehilangan Kepercayaan Publik

o    Janji yang sering dilanggar dapat merusak kredibilitas pemimpin dan menurunkan dukungan rakyat.

20 Kutipan dari Machiavelli yang Banyak Menjadi Inspirasi Pemimpin Modern

o    Data: Survei dari Pew Research Center (2023) menunjukkan bahwa 68% responden merasa frustrasi terhadap pemimpin yang sering mengubah kebijakan tanpa alasan yang jelas.

2.     Memicu Ketidakstabilan Politik dan Sosial

o    Kebijakan yang berubah-ubah tanpa komunikasi yang baik dapat menimbulkan ketidakpastian dan keresahan publik.

Halaman Selanjutnya
img_title