Terong Mapui Khas Kalimantan Tengah: Pedas, Gurih, dan Harum Terasi, Bikin Nasi Hangat Makin Nikmat, Begini Resepnya!
- IG/pky.info
Palangkaraya, WISATA – Terong Mapui merupakan salah satu kuliner khas Kalimantan Tengah yang sederhana, tetapi punya karakter rasa yang kuat. Hidangan ini memperlihatkan bagaimana masyarakat setempat mengolah bahan yang mudah ditemukan menjadi sajian pendamping yang menggugah selera. Dalam sajian tradisional Kalteng, terong tidak harus dimasak dengan kuah atau ditumis. Terong justru dibakar hingga dagingnya matang, lembut, dan mengeluarkan aroma khas sebelum dicampur dengan bumbu.
Nama Terong Mapui mungkin masih terdengar asing bagi sebagian pencinta kuliner Nusantara. Namun, bagi masyarakat Kalimantan Tengah, makanan ini menjadi salah satu pilihan lauk pendamping yang cocok disantap bersama ikan bakar, ayam bakar, dan nasi putih hangat. Keistimewaannya terletak pada perpaduan rasa manis, pedas, dan asin, ditambah aroma terasi serta serai yang membuat rasanya semakin menggoda.
Untuk membuat sekitar 3–4 porsi, siapkan:
- 4 buah terong ungu atau terong panjang
- 8–10 buah cabai rawit merah
- 1 batang serai, ambil bagian putihnya
- 1 sendok teh terasi matang atau terasi bakar
- ½ sendok teh garam
- ½ sendok teh gula pasir
- 1–2 sendok makan minyak goreng
- 1 buah jeruk limau atau jeruk sambal, opsional
Komposisi bumbu dapat disesuaikan dengan selera. Jika menyukai rasa yang lebih pedas, jumlah cabai rawit bisa ditambah.
Cara Memasak Terong Mapui
Pertama, cuci terong hingga bersih kemudian keringkan. Panggang terong secara utuh di atas bara api, pemanggang, atau teflon tanpa banyak minyak. Bolak-balik terong agar seluruh permukaannya matang merata. Proses pembakaran menjadi bagian penting karena menghasilkan aroma smoky sekaligus membuat daging terong berubah lembut.
Setelah kulit terong menghitam dan bagian dalamnya lunak, angkat. Diamkan sebentar hingga cukup hangat untuk diolah. Kulit terong dapat dikupas sebagian atau dibiarkan sesuai selera. Kemudian belah terong dan tekan perlahan dagingnya agar lebih mudah tercampur dengan bumbu.
Selanjutnya, bakar sebentar cabai rawit dan serai agar aromanya semakin keluar. Haluskan cabai, serai, terasi, garam, serta gula menggunakan cobek. Tidak perlu membuat bumbu terlalu halus karena tekstur kasar justru memberikan sensasi tersendiri ketika disantap.