RESEP: Putri Mandi, Jajanan Tradisional dengan Kuah Santan yang Gurih dan Legit
- IG/iien_soegie
Jakarta, WISATA – Putri mandi merupakan salah satu jajanan tradisional tempo doeloe yang menarik karena memadukan bola-bola tepung ketan berwarna-warni, isian kelapa dan gula Jawa, serta kuah santan yang gurih. Teksturnya kenyal, bagian dalamnya manis legit, sementara kuah santannya memberikan rasa gurih yang membuat kudapan ini semakin nikmat.
Kue putri mandi cocok disajikan sebagai camilan keluarga, teman minum teh atau kopi, maupun hidangan dalam acara tradisional. Bentuknya yang berwarna-warni juga membuatnya menarik untuk disajikan kepada anak-anak.
Untuk membuat bola-bolanya, siapkan 150 gram tepung ketan, sekitar 160 ml santan kelapa segar, garam secukupnya, dan pewarna makanan sesuai selera.
Untuk isian, gunakan setengah butir kelapa parut, 100 gram gula Jawa atau gula aren yang sudah diiris tipis, 25 ml air matang, satu lembar daun pandan yang diikat simpul, serta sedikit garam.
Sementara kuahnya membutuhkan 250 ml santan kelapa segar, satu lembar daun pandan, satu sendok makan gula pasir, dua sendok teh tepung maizena, dan garam secukupnya.
Cara Membuat Putri Mandi:
Mulailah dengan membuat adonan. Campurkan tepung ketan dan garam, kemudian tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan mudah dibentuk. Bagi adonan menjadi tiga bagian, lalu beri pewarna berbeda agar hasilnya lebih menarik.
Berikutnya, buat isian kelapa. Masukkan kelapa parut, gula Jawa, air, daun pandan, dan garam ke dalam wajan. Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk sampai gula larut dan seluruh bahan tercampur rata. Angkat dan sisihkan.
Untuk kuah, masukkan santan, daun pandan, gula, dan garam ke dalam panci. Panaskan menggunakan api kecil sambil diaduk agar santan tidak pecah. Larutkan maizena dengan sedikit air, kemudian tuangkan ke dalam santan. Aduk hingga kuah sedikit mengental, lalu matikan api.
Kini waktunya membentuk putri mandi. Didihkan air dalam panci. Ambil sedikit adonan, pipihkan, beri isian kelapa-gula Jawa secukupnya, kemudian tutup dan bulatkan hingga isian tertutup sempurna.
Masukkan bola-bola tersebut ke dalam air mendidih. Tunggu sampai mengapung sebagai tanda sudah matang, lalu angkat dan tiriskan. Ulangi hingga semua adonan habis.