RESEP: Bunga Kecombrang yang Harum dan Lezat, Lengkap dengan Manfaat serta Cara Mengolahnya
- IG/jendelaberitaaa
Jakarta, WISATA – Bunga kecombrang (Etlingera elatior) merupakan salah satu rempah khas Nusantara yang memiliki aroma segar, sedikit asam, dan wangi menyerupai perpaduan serai dan bunga. Tanaman dari keluarga jahe-jahean ini dikenal dengan berbagai nama, seperti honje di Sunda, kantan di Malaysia, dan kincung di Sumatra. Kecombrang banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan tradisional karena mampu menghilangkan bau amis pada ikan maupun daging sekaligus memberikan cita rasa yang khas.
Selain memperkaya rasa masakan, bunga kecombrang juga mengandung berbagai nutrisi penting, seperti serat, kalium, kalsium, fosfor, serta senyawa bioaktif berupa flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kandungan tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri yang berpotensi membantu menjaga kesehatan tubuh. Meski demikian, manfaat kesehatan kecombrang tetap perlu diimbangi dengan pola makan bergizi secara keseluruhan.
Salah satu olahan paling populer adalah tumis bunga kecombrang. Hidangan ini cocok disantap bersama nasi hangat maupun sebagai pelengkap lauk ikan goreng.
Resep Tumis Bunga Kecombrang
Bahan:
- 2 kuntum bunga kecombrang, iris tipis
- 5 siung bawang merah, iris
- 3 siung bawang putih, iris
- 5 cabai merah keriting, iris
- 10 cabai rawit (sesuai selera)
- 100 gram teri goreng atau udang kecil (opsional)
- 1 buah tomat, potong-potong
- 2 lembar daun jeruk
- 2 sdm minyak goreng
- Garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya
Cara membuat:
- Cuci bersih bunga kecombrang lalu iris tipis agar aromanya lebih merata.
- Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan cabai, daun jeruk, dan tomat, aduk hingga layu.
- Tambahkan irisan bunga kecombrang, lalu masak sekitar 2–3 menit agar teksturnya tetap renyah.
- Masukkan teri goreng atau udang bila menggunakan.
- Beri garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya, kemudian aduk rata.
- Sajikan selagi hangat bersama nasi putih.
Agar rasa kecombrang tidak terlalu tajam, pilih bunga yang masih muda dengan kelopak rapat. Hindari memasaknya terlalu lama karena aroma khasnya dapat berkurang dan teksturnya menjadi lembek. Selain ditumis, kecombrang juga nikmat dijadikan campuran sambal, pepes, urap, hingga sambal matah khas Bali.