6 Alasan Mengapa Daun Tanaman Hias Anda Menguning dan Cara Memperbaikinya
- thegardenmagazine.com
Malang, WISATA – Daun menguning pada tanaman hias bisa muncul tiba-tiba, mengubah tanaman hias Anda yang rimbun dan semarak menjadi tampak usang. Masalah ini memengaruhi hampir semua orang yang memiliki tanaman hias – tepi tanaman mulai kehilangan warna, lalu daun menguning dan rontok. Namun, jangan khawatir. Biasanya, perubahan kecil dalam cara Anda merawat tanaman hias dapat mengatasi masalah ini dengan cepat.
Daun tanaman hias yang menguning cenderung menandakan ada sesuatu yang tidak beres. Seperti masalah tanaman hias umum lainnya, perhatikan bagian tanaman mana yang terpengaruh. Apakah menguningnya dimulai dari ujung atau menyebar dari bawah? Petunjuk itu dapat mengarahkan Anda langsung ke masalahnya tanpa perlu coba-coba tanpa henti.
Daun tanaman hias yang menguning tidak selalu menjadi masalah besar. Jika Anda mendeteksinya sejak dini dan mengatasinya, koleksi tanaman Anda akan segera kembali hijau. Memang butuh waktu untuk mengatasi masalah ini. Berikut ini adalah daftar penyebab paling umum daun menguning pada tanaman hias yang dilansir dari gardeningknowhow.com. Selain itu, ada juga cara terbaik untuk mengatasi setiap masalah agar tanaman tetap hijau dan indah.
1. Penyiraman yang Tidak Tepat
Penyiraman berada di urutan pertama dalam daftar ini karena suatu alasan – sangat mudah untuk berlebihan dalam hal menyiram tanaman hias, tetapi kebanyakan akar tanaman tidak tahan terhadap tanah yang jenuh air. Akar tanaman mulai membusuk di bawah tanah, yang mengurangi kebutuhan daun untuk tetap hijau.
Warna kuning menyebar ke atas dan akhirnya daun terasa lemas. Cara mudah untuk mengetahui apakah Anda menyiram terlalu banyak adalah dengan mengangkat pot. Jika pot terlalu berat, artinya ada banyak kelembapan berlebih yang belum diserap tanaman. Tanaman hias yang kurang cahaya seringkali lebih rentan terhadap busuk akar. Tanah mungkin tetap lembap lebih lama di area kurang cahaya karena tidak ada cukup sinar matahari untuk membantu penguapan kelembapan.
Kurangi frekuensi penyiraman. Biarkan tanah bagian atas mengering sempurna beberapa inci (5 cm) sebelum Anda menyiram lagi – masukkan jari Anda ke dalam media pot untuk memeriksanya. Pot berlubang di bagian bawah juga diperlukan untuk mengalirkan kelebihan air dan mencegah pembusukan.