Budidaya Tapak Dara (Catharanthus roseus): Teknik Penanaman dan Perawatan Optimal
- antropocene.it
Malang, WISATA – Cuaca panas yang terik sangat merugikan tanaman. Bunga tapak dara dengan rangkaian bunga berwarna-warni yang bertengger di atas dedaunan hijau zamrud yang mengkilap, berhasil melewati uji panas dengan gemilang. Tanaman asli Madagaskar ini tumbuh subur bahkan di hari-hari musim panas terpanas sekalipun.
Banyak kultivar tapak dara memiliki 'mata', yang berarti ada satu warna di tengah bunga yang memudar menjadi warna utama. Bunganya berwarna merah muda, merah, putih, atau ungu.
Meskipun varietas tapak dara yang lebih baru berukuran kecil, jumlah bunga yang dihasilkan pada satu tanaman hampir dua kali lipat. Ukuran yang lebih kecil pada varietas baru ini membuat tanaman lebih mudah dirawat dan cocok untuk ditanam di dalam pot.
Tempat Menanam Tapak Dara
Tapak dara membutuhkan tanah yang memiliki drainase baik di lokasi yang cerah. Tanamannya bisa merambat atau tegak. Tapak dara yang merambat adalah pilihan yang bagus untuk ditanam di dalam wadah atau keranjang gantung. Varietas merambat juga berguna sebagai penutup tanah, bedengan dan pembatas. Varietas tegak cocok ditanam dalam jumlah besar, terutama di lanskap yang menginginkan dampak besar dengan perawatan minimal.
Bagaimana dan Kapan Menanam Tapak Dara
Letakkan bibit yang sudah disemai pada kedalaman yang sama dengan kedalaman di dalam wadah. Di bedengan atau pembatas, letakkan bibit dengan jarak 20 cm. Jika digunakan untuk penutup tanah di area yang lebih luas, letakkan bibit dengan jarak 30-45 cm.
Cahaya
Sinar matahari penuh adalah yang terbaik, tetapi tapak dara juga dapat mentolerir naungan parsial asalkan ada sirkulasi udara yang baik.
Tanah dan Air
Tanah kebun yang dikeringkan dengan baik dan diperkaya dengan kompos sangat ideal untuk tapak dara, meskipun mereka tumbuh bahkan di tanah yang buruk.
Siram secara teratur ketika 5 cm bagian atas tanah kering. Tapak dara tahan terhadap kekeringan tetapi tidak terlalu banyak air.
Suhu dan Kelembaban
Tapak dara membutuhkan suhu hangat dan tumbuh subur dalam kondisi panas dan lembap. Kisaran suhu ideal adalah sekitar 28°C pada siang hari dan 22°C pada malam hari. Ketika suhu turun di bawah 18°C, pertumbuhan tanaman dapat terhambat dan daun mulai menguning.