Manfaat Bunga Bugenvil sebagai Obat, Ini Khasiat dan Cara Konsumsinya
- vecteezy.com
Jakarta, WISATA – Bugenvil (Bougainvillea) selama ini lebih dikenal sebagai tanaman hias yang mempercantik halaman rumah dengan warna-warni brakteanya yang mencolok, mulai dari ungu, merah muda, jingga, hingga putih. Namun, di balik tampilannya yang indah, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini juga memiliki potensi sebagai tanaman obat berkat kandungan senyawa bioaktif di dalam bunga, daun, dan batangnya.
Berbagai spesies bugenvil, terutama Bougainvillea glabra dan Bougainvillea spectabilis, diketahui mengandung flavonoid, fenolik, betalain, terpenoid, alkaloid, dan antioksidan alami. Senyawa-senyawa tersebut telah diteliti memiliki aktivitas antioksidan, antiradang, antibakteri, antidiabetes, hingga berpotensi membantu meningkatkan sistem imun. Meski demikian, sebagian besar bukti ilmiah masih berasal dari penelitian laboratorium dan hewan, sehingga manfaatnya pada manusia masih memerlukan uji klinis lebih lanjut.
Dalam pengobatan tradisional di beberapa negara, rebusan bunga atau daun bugenvil telah lama dimanfaatkan untuk membantu meredakan batuk, pilek, bronkitis, sakit tenggorokan, diare ringan, nyeri lambung, hingga membantu mengurangi peradangan. Kandungan antioksidannya juga diyakini dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Cara mengolah dan mengonsumsinya apabila ingin memanfaatkan bugenvil sebagai minuman herbal adalah dengan memilih tanaman yang tidak pernah terkena pestisida atau bahan kimia lainnya, berikut resepnya:
Bahan:
- 5–7 kuntum bunga bugenvil segar atau segenggam kecil daun muda.
- 300 ml air.
Cara membuat:
- Cuci bunga atau daun hingga bersih.
- Rebus bersama air selama sekitar 10–15 menit hingga air berubah warna.
- Saring dan biarkan hangat sebelum diminum.
Ramuan ini umumnya dikonsumsi satu gelas sehari sebagai minuman herbal. Sebagian orang menambahkan madu atau perasan lemon untuk memperbaiki cita rasa. Namun, konsumsi sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan dan bukan sebagai pengganti pengobatan medis.
Perlu diingat, tidak semua bagian tanaman bugenvil aman dikonsumsi dalam jumlah besar. Getah tanaman dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif, sedangkan durinya dapat melukai kulit. Ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, maupun penderita penyakit kronis yang sedang mengonsumsi obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi ramuan bugenvil, karena data keamanan pada manusia masih terbatas.