Jangan Asal Potong! Kenali Waktu Terbaik Memangkas Tanaman Hias di Pekarangan Rumah
- Instagram/garry_platt
Malang, WISATA – Temukan panduan berkebun terbaik mengenai jenis tanaman hias yang pantas Anda hindari untuk dipangkas saat musim panas demi menjaga keindahan bunganya.
Menghabiskan waktu luang dengan merawat tanaman hias di pekarangan rumah memang menjadi hobi yang sangat menyenangkan sekaligus ampuh mengusir stres. Sebagai seorang pencinta aktivitas home gardening, Anda pasti selalu gemas ingin merapikan ranting-ranting yang mulai tumbuh tidak beraturan. Memotong batang yang rusak atau terkena penyakit memang bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun. Namun, melakukan pemangkasan tanaman hias berskala besar di tengah teriknya cuaca musim panas ternyata bukan pilihan yang bijak. Bukannya terlihat rapi, salah memilih jenis flora untuk dipangkas pada musim ini justru bisa merusak bakal bunga, menurunkan intensitas mekar, hingga membuat flora kesayangan Anda menjadi sasaran empuk serangan hama dan penyakit.
Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan riset botani praktis Oregon State University Extension Service, aktivitas pemangkasan di saat cuaca panas ekstrem dapat memicu stres termal pada jaringan vegetatif flora yang sedang aktif tumbuh. Agar pekarangan Anda tetap subur dan berbunga lebat, mari kita ulas 5 tanaman hias yang pantas Anda hindari untuk dipangkas selama periode musim panas ini.
1. Abelia
Abelia
- bhg.com
Tanaman hias abelia sangat tersohor berkat bunga musim panasnya yang cantik dan memiliki aroma wangi yang lembut. Tidak heran jika flora ini sering kali ditanam di area konservasi polinator untuk menarik perhatian lebah serta burung kolibri. Sayangnya, pemangkasan tanaman hias abelia di musim panas sangat tidak direkomendasikan. Tanaman abelia menghasilkan bunga pada tunas pertumbuhan musim berjalan (current season's growth). Jika Anda nekat memotongnya di waktu yang salah, bakal bunga yang siap mekar akan ikut terbuang, sehingga fungsi ekologisnya untuk membantu penyerbukan lingkungan sekitar menjadi menurun drastis.
2. Crape Myrtle
Crape Myrtle
- Instagram/thewaterconservationgarden
Karena tanaman crape myrtle atau yang sering dikenal sebagai bungur hias ini mekar penuh pada pertengahan tahun, sudah sepatutnya Anda menyimpan gunting kebun rapat-rapat sampai flora ini memasuki masa dormansi (dormancy) di musim dingin. Pemangkasan tanaman hias crape myrtle secara sembarangan di kala cuaca panas dapat menunda proses pembungaan sekaligus menurunkan sistem imunnya terhadap infeksi jamur. Meski begitu, Anda tetap diperbolehkan melakukan teknik deadheading, yaitu memotong bunga yang sudah layu atau mengering guna mencegah penyebaran biji yang berlebihan.