Puisi Bunga Matahari Jelang Akhir Tahun

Puisi Bunga
Sumber :
  • pexels/andre furtado

Malang, WISATA – Jelang akhir tahun pada umumnya orang melakukan refleksi apa yang telah terjadi sepanjang setahun. Refleksi juga dapat berupa puisi sebagai berikut:

img_title Tur Kawah Ijen dari Banyuwangi Mulai Rp184 Ribu: Mendaki Tengah Malam Demi Api Biru dan Matahari Terbit

Puisi Bunga Matahari

Izinkan hamba mendamba mentari di pengujung hari

img_title Desa Wisata Edelweiss Wonokitri, Satu-satunya Kampung Pembudidaya Bunga Abadi Suku Tengger

Ibarat pelita di ujung lorong sempit dan panjang

Hari telah menuju ujung

img_title Batu Love Garden, Taman Bunga Edukatif Hasil Kolaborasi Kampus dan Jatim Park Group di Kota Batu

Ketika lembar kalendar terakhir purna bakti

Izinkan hamba mendamba hujan di kemarau gersang

Ibarat setetes air di kerongkongan yang dahaga

Remuk jiwa

Mengharap keajaiban obat sakti dapat mengutuhkannya lagi

Izinkan hamba menoleh ke belakang dan mengucapkan selamat tinggal

Pada tahun penuh tangis dan air mata

Ketika pucuk bunga matahari telah memperlihatkan warna kuning

Izinkan hamba berharap 2026 akan bersinar cerah kuning terang

Manusia tak punya daya

Hanya hidup berbekal harapan

Setiap detik hanya bertahan

Besok masih ada matahari 

Hangatnya tak akan menyakitkan

Walau harapan kadang dipatahkan

Matahari menyengat dengan garang