Candi Plaosan, Harmoni Cinta dan Toleransi Beragama di Timur Prambanan

Candi Plaosan
Sumber :
  • jasirah.id

Prambanan, WISATA - Nama Candi Plaosan mungkin tak sepopuler Borobudur atau Prambanan, namun nilai sejarah dan keindahan artistiknya menjadikannya salah satu peninggalan penting peradaban Jawa Kuno. Terletak di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Candi Plaosan berdiri anggun di sisi timur kompleks Candi Prambanan. Lokasinya strategis dan mudah diakses, baik dari Yogyakarta maupun Solo, menjadikannya destinasi budaya yang kian diminati wisatawan.

img_title Wisata Budaya Bandung: Karnaval Jampana HJKB 216 Angkat Kuliner, Seni Tradisi, dan Ikon Lokal

Candi ini dibangun sekitar abad ke-9 Masehi pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Banyak sejarawan meyakini Candi Plaosan memiliki keterkaitan erat dengan Rakai Pikatan yang beragama Hindu dan permaisurinya, Pramodhawardhani, seorang penganut Buddha. Dari sinilah Candi Plaosan sering dimaknai sebagai simbol harmoni dan toleransi antaragama yang telah hidup ratusan tahun lalu di Nusantara.

Dua Kompleks, Satu Kesatuan Makna

img_title Gandrung Sewu 2026 Hadir Malam Hari, 1.300 Penari Siap Meriahkan Banyuwangi

Secara struktural, Candi Plaosan merupakan kompleks bangunan kuno yang terbagi menjadi dua bagian utama, yakni Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Dalam bahasa Jawa, lor berarti utara dan kidul berarti selatan. Pembagian ini bukan sekadar penanda geografis, melainkan juga menunjukkan perencanaan ruang yang matang dalam tradisi arsitektur Jawa Kuno.

Candi Plaosan Lor adalah bagian yang paling terawat dan sering menjadi pusat perhatian pengunjung. Di kawasan ini berdiri dua bangunan candi utama yang dikelilingi oleh candi-candi perwara. Sementara itu, Plaosan Kidul memiliki struktur yang lebih sederhana dan sebagian besar telah mengalami kerusakan, meski tetap menyimpan nilai arkeologis yang penting.

img_title Belajar Menatah Wayang Kulit di Desa Wisata Sidowarno Klaten, Pengalaman Edukatif yang Menyimpan Warisan Dunia

Kehalusan Seni Pahat yang Mengagumkan

Salah satu keistimewaan Candi Plaosan terletak pada pahatan reliefnya yang sangat halus dan rinci. Banyak arkeolog dan peneliti seni menyebut kualitas pahatan di Candi Plaosan setara dengan relief di Candi Borobudur, Candi Sewu, dan Candi Sari. Detail figur manusia, ornamen flora, serta motif geometris menunjukkan tingginya penguasaan teknik seni pahat pada masa itu.

Relief-relief tersebut tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai media narasi spiritual dan sosial. Dalam beberapa panel, tergambar kehidupan masyarakat, aktivitas keagamaan, serta simbol-simbol ajaran Buddha Mahayana yang berkembang pada masa itu.

Halaman Selanjutnya
img_title