Geopark Night Specta 8.0 di Nglanggeran: Senam Penthul Tembem Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
- IG/muri_org
Yogyakarta, WISATA – Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menjadi panggung menarik bagi perpaduan wisata alam, seni, olahraga, dan budaya melalui Geopark Night Specta (GNS) 8.0. Festival tahunan yang berlangsung pada 10–11 Juli 2026 ini menghadirkan beragam kegiatan, salah satunya Senam Kreasi Penthul Tembem yang berhasil menjadi perhatian publik.
Bagi wisatawan, GNS 8.0 bukan sekadar pertunjukan hiburan. Event ini menjadi kesempatan untuk menikmati karakter kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark sekaligus mengenal kekayaan budaya masyarakat Gunungkidul. Panggung terbuka Nglanggeran dipilih sebagai salah satu lokasi utama, sehingga suasana festival berpadu dengan lanskap khas kawasan geopark.
Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah Senam Kreasi Penthul Tembem yang melibatkan ribuan perempuan. Berdasarkan hasil verifikasi tim Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), jumlah peserta mencapai 1.588 perempuan, melampaui target awal sebanyak 1.500 peserta. Capaian tersebut kemudian ditetapkan sebagai rekor dunia.
Penthul dan Tembem merupakan karakter topeng yang lekat dengan kesenian tradisional Gunungkidul. Dalam versi senam kreasi, unsur gerak olahraga dipadukan dengan elemen tari tradisional sehingga menghasilkan aktivitas yang menyenangkan sekaligus menjadi media untuk mengenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas.
Menariknya, kegiatan tersebut juga memperlihatkan kuatnya peran perempuan dalam pengembangan pariwisata dan kebudayaan daerah. Ribuan perempuan dari berbagai unsur masyarakat berkumpul, berolahraga, mengikuti koreografi, sekaligus merayakan identitas budaya daerah. Dari sinilah GNS 8.0 menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat hubungan sosial.
Selain senam, Geopark Night Specta 8.0 menawarkan pertunjukan seni tradisional dan modern, musik, bazar UMKM, Festival Cokelat, serta berbagai kegiatan yang mengangkat potensi geopark dan ekonomi kreatif. Pemerintah Gunungkidul juga menempatkan festival ini sebagai bagian dari strategi sport tourism, dengan harapan semakin banyak wisatawan datang dan mengenal potensi Nglanggeran.
Bagi pencinta wisata berbasis alam dan budaya, Nglanggeran menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar menikmati panorama. Melalui festival seperti GNS, wisatawan dapat melihat bagaimana alam, tradisi, kreativitas masyarakat, olahraga, dan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan dalam satu destinasi.