Libur Sekolah Berkah! Pariwisata Lokal Panen Raya!

Pengunjung berwisata di pesisir pantai barat Kabupaten Pangandaran
Sumber :
  • Antara Foto

Ternyata, libur sekolah jadi pemicu utama pertumbuhan ekonomi lokal! Simak data BPS Q2 2025 yang tunjukkan sektor pariwisata panen raya!

img_title Desa Adat Sade Dipulihkan Pasca Kebakaran, Pariwisata NTB Diperkuat

Jakarta, WISATA - Akhir pekan di pertengahan tahun selalu menghadirkan pemandangan yang sama: jalanan menuju tempat wisata padat, hotel-hotel penuh, warung makan lokal kebanjiran pembeli, dan destinasi hiburan ramai oleh tawa keluarga. Fenomena ini bukan sekadar kebetulan. Ada satu momen sederhana namun berdampak besar yang menjadi pemicunya, yakni libur sekolah.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Triwulan II 2025 menunjukkan sektor jasa lainnya—yang menjadi indikator langsung geliat pariwisata—tumbuh sebesar 11,31 persen. Angka ini adalah yang tertinggi dibandingkan sektor lain. Bukan hanya catatan statistik, melainkan bukti nyata bahwa liburan anak-anak menyuntikkan energi baru ke perekonomian lokal di seluruh Indonesia.

img_title Wisatawan Tiongkok Kunjungi Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Pesona Alam Jawa Timur Makin Mendunia
 

Data BPS Ungkap Lonjakan Signifikan

img_title Indonesia Buka Peluang Bisnis di Sabah lewat Sabah International Expo (SIE) 2026

BPS mencatat, pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan II 2025 mencapai 5,12 persen secara tahunan. Namun, lonjakan terbesar datang dari sektor jasa lainnya. Sektor ini meliputi akomodasi, restoran, kafe, rekreasi, dan hiburan—semuanya erat kaitannya dengan kegiatan wisata.

Pertumbuhan dua digit ini menandakan bahwa masyarakat kini kembali berani membelanjakan uang untuk pengalaman dan hiburan. Setelah beberapa tahun menahan diri, kini mereka bergerak aktif mendukung perekonomian lewat perjalanan dan aktivitas rekreasi. Pelaku usaha pariwisata, terutama di daerah, menjadi pihak yang paling diuntungkan.

 

Musim Panen Ekonomi di Libur Sekolah

Libur sekolah di Triwulan II menjadi musim panen bagi pelaku pariwisata. Ketika anak-anak bebas dari rutinitas belajar, keluarga pun memanfaatkan momen ini untuk bepergian, menginap, dan berbelanja.

Tingkat hunian hotel melonjak signifikan. Data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menunjukkan okupansi hotel di kota-kota wisata seperti Batu, Lembang, dan Cisarua mencapai lebih dari 80 persen, bahkan tembus 100 persen di akhir pekan panjang.

Penjualan tiket transportasi juga ikut meroket. Operator bus, kereta api, dan maskapai melaporkan kenaikan penjualan hingga 50 persen dibandingkan periode normal. Riset pasar mencatat pengeluaran keluarga untuk kegiatan liburan naik 30 sampai 40 persen dari rata-rata bulanan, terutama untuk kuliner, suvenir, dan tiket masuk destinasi.

Halaman Selanjutnya
img_title