Modal Cuma Rp500 Ribu, Jualan Makanan Ini Bisa Raup Untung Jutaan! Begini Cara Cerdasnya!
- dapurkobe
Malang, WISATA – Siapa sangka, hanya dengan modal awal sebesar Rp500 ribu, seseorang bisa memulai usaha makanan dan meraup keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulan? Fenomena ini semakin banyak terjadi di tengah masyarakat, terutama di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang cerdas melihat peluang dan memaksimalkan potensi dari tren kuliner yang terus berkembang.
Salah satu contohnya datang dari Malang, Jawa Timur. Seorang ibu rumah tangga bernama Sri Wahyuni (34) sukses membangun usaha makanan ringan berbasis rumahan hanya bermodalkan setengah juta rupiah. Dengan menjual risol mayo dan pastel goreng dalam kemasan praktis, kini ia mampu mengantongi laba bersih hingga Rp4 juta per bulan.
Mulai dari Dapur Sendiri
Sri memulai usahanya di awal tahun 2023, setelah suaminya dirumahkan akibat efisiensi tenaga kerja. "Awalnya bingung, tapi saya coba jual risol buatan sendiri ke tetangga. Ternyata banyak yang suka, dan dari situlah semangat saya tumbuh," ujarnya kepada tim redaksi.
Dengan modal Rp500 ribu, ia membeli bahan baku seperti tepung terigu, telur, margarin, daging asap, keju, dan mayones. Ia memproduksi 50-70 risol per hari, yang dijual seharga Rp3.000 hingga Rp4.000 per buah. Dalam satu minggu, Sri bisa menjual lebih dari 400 risol.
“Modal awal itu cukup untuk bahan tiga hari pertama. Sisanya saya putar dari hasil penjualan. Alhamdulillah terus berkembang,” tambahnya.
Strategi Pemasaran Sederhana tapi Efektif
Sri tidak menggunakan cara yang rumit untuk memasarkan produknya. Ia memanfaatkan grup WhatsApp warga, akun Instagram sederhana, dan marketplace lokal seperti ShopeeFood dan GrabFood. Ia juga memberikan promo beli 5 gratis 1 saat awal peluncuran, yang berhasil meningkatkan daya tarik pelanggan.
“Awalnya saya hanya jual ke tetangga dan teman dekat. Tapi begitu saya upload foto-foto menarik di Instagram dan masukkan ke aplikasi pesan antar, pesanan mulai berdatangan dari luar perumahan,” jelasnya.
Promosi dari mulut ke mulut juga turut membantu perkembangan usahanya. Pelanggan yang puas membagikan testimoni secara sukarela di media sosial, membuat risol buatannya semakin dikenal luas.