PETUALANGAN: Antara Rafting dan Kayaking...Pilih yang Mana?
- Diah Endang
Pengalaman Pertama Kayaking Jeram
- Diah Endang
Peserta kayaking, duduk menghadap ke depan dan mengendalikan perahu dengan dayung ganda.
Awak perahu bertanggung jawab penuh atas keselamatan dirinya.
Kayaking menuntut keterampilan individu yang lebih tinggi.
Perahu kayak yang digunakan, bisa terbuat dari fiber atau karet inflatable (tiup).
Kedua jenis perahu ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.
Petualangan yang kami lalui, dimulai sekitar pukul 09.00 pagi.
Kami diantar berkendara dari base camp ke posisi awal pengarungan.
Terlihat jelas, wajah-wajah ceria dan tidak sabar menghadapi keseruan bersama.
Obrolan dan celetukan jenaka, mewarnai sepanjang perjalanan ini.
Pengarungan kali ini menggunakan beberapa perahu rafting, perahu kayak yang terbuat dari fiber (single) dan perahu kayak yang terbuat dari karet inflatable dengan kapasitas 1 orang (single) dan 2 orang (double).
Sebagai peserta senior yang belum pernah melakukan kayaking jeram, tentu saja, saya memilih rafting sebagai awal pengarungan.
Jeram di sungai ini menyimpan banyak keseruan dan cukup bervariasi.
Beberapa awak perahu rafting, pada akhirnya terlempar ke luar perahu saat melewati jeram.
Namun hal ini tidak menimbulkan rasa takut, tetapi justru menambah keseruan dan rasa penasaran kami, dalam menerka-nerka jeram seperti apa yang akan kami hadapi selanjutnya di depan sana.
Setelah melewati beberapa Jeram yang membuat tubuh dan jantung berguncang keras, akhirnya saya memberanikan diri mencoba menggunakan perahu kayak inflatable double, berdua dengan adik angkatan yang sudah berpengalaman menggunakan perahu ini.
Keputusan ini saya ambil dengan kepercayaan penuh pada rekan dayung saya yang berpengalaman dan mahir dalam melewati jeram.
Rupanya rekan satu perahu saya ini memiliki kesabaran “Tingkat Dewa” dalam memberikan bimbingan kepada senior “newbie”-nya yang membuat kepercayaan diri saya bertambah membuncah dalam pengarungan ini.
Tak henti-hentinya, dia menyemangati saya saat “bermain” dengan jeram cantik, menepis keraguan saya untuk melakukan apa yang harus saya lakukan.
Hal ini yang membuat kami “sukses” melewati jeram-jeram tanpa ampun.
Perahu kayak double memang membuat kita merasa jauh lebih aman dan lebih percaya diri dibandingkan dengan perahu single.
Banyak pembelajaran baru yang bermanfaat, yang saya dapatkan dari pengalaman pengarungan ini.
Tantangan yang paling besar, adalah menstabilkan perahu saat mengarungi jeram dan keberanian kita dalam bertindak di saat “genting”.
Jika kamu ingin mencoba perahu kayak, mulailah dengan perahu double dan partner yang handal dan mau mengajari kita, bagaimana mendayung dengan baik untuk bisa keluar dari “jeratan” jeram.