Mencius: "Jika Kamu Mengejar Tujuan yang Mulia, Kamu akan Menemukan Jalan untuk Mencapainya."

Tokoh Filsafat Cina
Sumber :
  • Image Creator/Handoko

Malang, WISATA - Mencius, atau dikenal juga dengan nama aslinya, Meng Ke, adalah seorang filsuf Cina klasik yang hidup pada periode Negara-negara Berperang (abad ke-4 SM). Ia dikenal sebagai salah satu pemikir terbesar dalam sejarah filsafat Tiongkok, dengan kontribusi pemikirannya yang mendalam tentang moralitas, etika, dan tata kelola pemerintahan. Salah satu kutipan terkenal dari Mencius adalah: "Jika kamu mengejar tujuan yang mulia, kamu akan menemukan jalan untuk mencapainya." Kutipan ini mencerminkan pandangan Mencius tentang pentingnya tujuan yang baik dalam mencapai kesempurnaan. Mari kita telaah lebih dalam tentang pemikiran dan warisan Mencius.

Mengapa Mark Twain Disebut Bapak Sastra Amerika? Ini Alasannya!

Kehidupan dan Pemikiran Mencius

Mencius lahir di negara Zou, wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Shandong, Tiongkok, pada tahun 372 SM. Dia merupakan murid dan penerus pemikiran Konfusianisme yang diajarkan oleh murid Konfusius, yaitu Zengzi. Mencius terkenal karena ajarannya tentang "hati manusia yang baik" (renxin), yang berpendapat bahwa manusia secara alami memiliki naluri baik dan kemampuan untuk berbuat kebajikan.

Titik Temu dan Persimpangan Konsepsi Keadilan Menurut Filsuf Muslim, Yunani, dan China

Salah satu konsep sentral dalam pemikiran Mencius adalah konsep "jian ai" (cinta universal), yang menekankan pentingnya kasih sayang dan empati terhadap sesama manusia. Ia juga menganjurkan konsep "wangdao" (jalan raja), yang menggambarkan peran pemerintah yang bijaksana dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan adil.

Kutipan Tentang Tujuan Mulia

Konsepsi Keadilan dalam Pandangan Para Filsuf China

Kutipan terkenal Mencius tentang mengejar tujuan mulia menunjukkan keyakinannya bahwa seseorang yang memiliki tujuan yang baik akan menemukan jalan untuk mencapainya. Pandangan ini mencerminkan pemikiran Mencius tentang pentingnya memiliki tujuan yang tinggi dan mulia dalam kehidupan. Baginya, tujuan yang mulia adalah landasan yang kuat dalam mencapai kesempurnaan diri dan membawa kebaikan kepada dunia.

Warisan dan Relevansi Modern

Halaman Selanjutnya
img_title