Menengok Aksi Peduli Lingkungan dalam MPLS Ramah di SMAN 1 Ajibarang

MPLS Ramah di SMAN 1 Ajibarang
Sumber :
  • SMAN 1 Ajibarang

 Banyumas, WISATA - Hari pertama masuk sekolah selalu menghadirkan cerita tersendiri. Riuh rendah tawa, kecemasan samar, hingga binar penuh harapan dari para siswa baru memenuhi udara pagi yang sejuk. Di Kabupaten Banyumas, tepatnya di SMA Negeri 1 Ajibarang, atmosfer masa pengenalan lingkungan sekolah atau MPLS tahun ajaran 2026/2027 dikemas dengan cara yang berbeda dan sarat makna. Alih-alih diisi dengan ketegangan atau sekadar seremoni formalitas, sekolah ini memilih menanamkan nilai-nilai luhur kepedulian lingkungan sejak detik pertama melangkah di gerbang sekolah.

img_title Aksi Remaja Hong Kong Tirukan Makian Penumpang MTR yang Viral di Media Sosial

Langkah inovatif ini terasa sangat selaras dengan tren wisata edukasi hijau yang kian digemari khalayak luas. Keindahan taman-taman sekolah yang tertata rapi, keasrian pepohonan, serta kebersihan yang terjaga membuat lingkungan institusi pendidikan ini tampak layaknya sebuah destinasi agrowisata yang menenangkan. Memasuki area SMAN 1 Ajibarang, siapa pun akan disambut oleh harmoni alam yang asri, sebuah modal visual yang kuat untuk membangun psikologis belajar yang nyaman bagi siswa.

MPLS Ramah di SMAN 1 Ajibarang

Photo :
  • SMAN 1 Ajibarang

img_title SMA Negeri 1 Ajibarang Gelar World Cleanup Day, Didik Siswa Jaga Lingkungan sejak Bangku Sekolah

 Harmoni Upacara dan Tradisi Bersih-Bersih Bersama

Senin pagi mengawali babak baru bagi ratusan siswa yang resmi mengenakan seragam putih abu-abu. Kegiatan diawali dengan upacara bendera dan pembukaan MPLS yang berjalan dengan khidmat di lapangan utama. Prosesi penyematan tanda peserta oleh kepala sekolah menjadi simbol diterimanya para tunas muda ini menjadi bagian dari keluarga besar sekolah. Kegembiraan terpancar dari wajah-wajah penuh semangat para siswa baru, guru, serta kakak kelas yang turut menyambut kehadiran mereka.

img_title Rahasia Semangkuk Sroto Sokaraja H. Suradi, Kuliner Legendaris Banyumas yang Jadi Langganan Presiden

Namun, kejutan sesungguhnya dimulai sesaat setelah upacara pembukaan rampung. Alih-alih langsung memasuki ruang kelas untuk mendengarkan materi ceramah yang panjang, seluruh elemen sekolah justru bergerak bersama menuju halaman, taman, dan selokan di lingkungan sekolah. Murid baru, kakak kelas, hingga bapak dan ibu guru melebur tanpa sekat dalam sebuah gerakan kebersihan masal.

Sambil membawa sapu lidi, pengki, serta gerobak sampah, mereka bergotong-royong membersihkan setiap sudut sekolah. Tidak ada rasa canggung, yang ada justru tawa riang berbalut kerja sama yang solid. Kakak kelas memandu adik-adik kelasnya mengenali pengelolaan sampah di sekolah, sementara para guru memberikan teladan langsung dengan ikut memunguti dedaunan kering. Suasana akrab ini seketika mencairkan kecemasan khas hari pertama sekolah, mengubahnya menjadi momen kebersamaan yang sangat hangat.

Halaman Selanjutnya
img_title