Seneca: Mengapa Kekayaan Justru Menguasai Orang Bodoh?
Selasa, 1 Juli 2025 - 00:42 WIB
Sumber :
- Cuplikan layar
Namun Seneca mengajak kita melihat lebih dalam: Apakah kita benar-benar menguasai kekayaan, atau justru sedang diperbudak olehnya tanpa sadar?
Penutup: Siapa yang Menjadi Tuan?
“Wealth is the slave of a wise man. The master of a fool.”
Seneca tidak sedang merendahkan orang miskin atau memuliakan orang kaya. Ia sedang menunjukkan bahwa kekayaan hanyalah alat, dan bagaimana kita memperlakukannya menentukan siapa yang sesungguhnya menjadi tuan—kita atau harta itu sendiri.
Kita bisa memilih: menjadi orang bijak yang mengendalikan kekayaan dengan integritas, atau menjadi orang bodoh yang dikendalikan oleh keinginan tak berujung. Dan dalam pilihan itu, nasib hidup kita akan ditentukan.