Rahasia Batavia: Kota Kolonial yang Dibangun di Atas Reruntuhan

Batavia Era Jan Pieterszoon Coen
Sumber :
  • Cuplikan Layar

Jakarta, WISATA - Artikel ini berdasarkan dokumen Jan Pieterszoon Coen dan ditulis oleh Dr. H.F.M. Huijbers. Buku ini diterbitkan oleh A.W. Bruna & Zoon, Utrecht, dan merupakan bagian dari Bruna’s Historische Bibliotheek. Buku ini membahas kehidupan dan kiprah Jan Pieterszoon Coen (1587-1629), seorang tokoh penting dalam sejarah kolonial Belanda di Hindia Timur. Coen dikenal sebagai Gubernur Jenderal VOC yang memainkan peran utama dalam pendirian Batavia pada 1619 serta memperkuat dominasi Belanda di Nusantara. Ini adalah artikel keenam dari delapan artikel yang direncanakan.

img_title Karapan Sapi Sampang 2026: Tradisi Khas Madura yang Dukung Wisata dan Ekonomi Lokal

Di balik reruntuhan kota pelabuhan Jayakarta yang pernah bergolak, muncul sebuah kota baru yang akan mengukir sejarah panjang sebagai pusat administrasi dan perdagangan di Asia Tenggara, yaitu Batavia. Pendirian Batavia bukanlah sebuah kebetulan; kota ini dibangun dengan visi strategis yang mengubah lanskap politik, ekonomi, dan sosial wilayah Hindia Timur. Artikel ini mengungkap rahasia di balik transformasi Jayakarta menjadi Batavia, menyelami proses perombakan kota, pembangunan infrastruktur, serta peran strategis Batavia sebagai simbol kejayaan VOC. Dengan bahasa yang mudah dipahami dan narasi yang mengalir, kita akan menyelami bagaimana kota kolonial yang dibangun di atas reruntuhan ini menyimpan cerita yang tak lekang oleh waktu.

Awal Mula: Reruntuhan Jayakarta yang Penuh Luka

img_title Hari Santri Nasional 2026: Wisata Religi, Festival Budaya, dan Tradisi Pesantren yang Menarik Dikunjungi

Sebelum Batavia berdiri megah, Jayakarta adalah sebuah kota pelabuhan yang sudah mengalami banyak pertempuran dan konflik. Pada tahun 1619, serangan brutal yang dipimpin oleh Jan Pieterszoon Coen berhasil menundukkan pertahanan kota yang rapuh. Jayakarta, yang telah lama menjadi saksi pergolakan antara kekuatan lokal dan kekuatan asing, pada akhirnya harus menyerah pada dominasi VOC.
Kekacauan dan kerusakan yang melanda Jayakarta memberikan gambaran tentang bagaimana kekuatan militer VOC mampu menghancurkan struktur pemerintahan tradisional. Bangunan, benteng, dan infrastruktur lama musnah ditelan oleh kebuluran peperangan. Namun, di balik kehancuran itu, tersembunyi peluang bagi VOC untuk memulai sebuah babak baru—sebuah kesempatan untuk mendirikan kota yang lebih teratur, strategis, dan sesuai dengan visi mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title