Rahasia Merawat Tanaman Hydrangea di Bulan Mei Agar Berbunga Lebat
- positivebloom.com
2. Merapikan Batang Kayu yang Mati
Ada mitos yang beredar bahwa memangkas hydrangea bisa dilakukan kapan saja. Padahal, kita harus tahu apakah tanaman kita berbunga di old wood (kayu lama) atau new wood (kayu baru). Kabar baiknya, Mei sebenarnya bukan waktu untuk pemangkasan besar-besaran. Namun, bulan ini adalah momen paling pas untuk melakukan cleaning atau bersih-bersih ringan.
Sebelum dedaunan baru tumbuh terlalu lebat dan menutupi struktur batang, carilah bagian batang yang kering, rapuh, atau rusak akibat cuaca dingin. Batang yang mati biasanya terasa ringan dan tidak memiliki titik hijau sama sekali. Potong bagian ini tepat di pangkalnya menggunakan gunting stek yang tajam dan sudah didisinfeksi. Hal ini penting agar energi tanaman tidak terbuang sia-sia untuk bagian yang sudah tidak produktif.
3. Membangun Rutinitas Penyiraman yang Konsisten
Begitu hydrangea keluar dari masa dormansi dan mulai tumbuh cepat, kebutuhan airnya akan meningkat drastis. Perlu diingat bahwa tanaman ini memiliki akar yang cukup dangkal sehingga sangat mudah kering. Kelembapan yang konsisten adalah kunci untuk mencegah stres pada tanaman dan mendukung pembentukan tunas baru.
Secara umum, hydrangea membutuhkan sekitar 2,5 cm air per minggu. Jika Anda menanamnya di dalam pot atau container, penyiraman mungkin perlu dilakukan setiap hari, terutama saat cuaca mulai terik. Tips terbaiknya adalah menyiram di pagi hari tepat pada bagian dasar tanaman. Hindari membasahi dedaunan terlalu sering karena sisa air yang mengendap di daun bisa mengundang penyakit jamur yang menyebalkan.
4. Bereksperimen dengan Perubahan Warna Bunga
Salah satu sisi menarik dari hobi berkebun Hydrangea macrophylla (tipe daun besar) adalah kemampuannya berubah warna. Anda bisa mengatur apakah bunga yang keluar nanti akan berwarna merah muda atau biru hanya dengan memanipulasi pH tanah. Warna ini sebenarnya dipengaruhi oleh ketersediaan unsur aluminium di dalam media tanam.
Jika Anda menginginkan bunga berwarna biru, Anda membutuhkan tanah yang bersifat asam. Caranya, tambahkan aluminium sulfat ke tanah di bulan Mei ini. Sebaliknya, jika ingin bunga berwarna merah muda, Anda membutuhkan tanah alkalin, yang bisa didapat dengan menambahkan kapur taman (dolomite). Mei adalah waktu terakhir bagi Anda untuk melakukan modifikasi ini sebelum bunga benar-benar mekar.