PENARI PENJAGA NEGERI: Gelar Syukuran Kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO dengan Menari dan Peragaan Busana

Antusiasme Peserta dari Anak-Anak hingga Dewasa
Sumber :
  • Sendang Wangi



Sendang Wangi yang juga pegiat budaya dan praktisi SDM ini menambahkan, kebaya sebagai warisan leluhur harus terus dilestarikan.

"Kita boleh bergembira, karena Kebaya diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda, namun perlu diingat, UNESCO dapat mencabut pengakuan tersebut, apabila kita tidak terus menerus melakukan upaya untuk melestarikan kebaya sebagai warisan leluhur kita," ujarnya mengingatkan.

Malaysia Menuju Pusat Data Center dan Semikonduktor Asia Tenggara, Bagaimana dengan Indonesia?

Tari Zapin Muara Diperkenalkan oleh Wefi Sofianah dalam Sesi Menari

Photo :
  • Sendang Wangi
Di sela-sela para peserta pelatihan Tari Zapin Muara sedang beristirahat, Bunda Arsita Resmisari - seorang desainer dari Arsita Crat yang karyanya sudah pernah tampil di New York Fashion Week - membawa tim Kebaya Anak untuk menampilkan karya-karya Kebaya Anak yang diperagakan Model Anak dengan sangat anggun dan apik di atas panggung.

Bunda Arsita memberikan kesempatan kepada anak-anak dan remaja Indonesia untuk mencintai Kebaya sejak dini, dengan menumbuhkan kecintaan budaya Indonesia melalui media Kebaya dan Wastra, yang selaras dengan nilai-nilai budaya Indonesia yang selalu dijunjung oleh komunitas Penari Penjaga Negeri.

Tahukan Anda Bahwa Bahasa Indonesia Sudah Menjadi Bahasa Resmi di UNESCO?

Crysantya Azzara Mozza Pranata (RANTIKA), Berkebaya Memandu Acara

Photo :
  • Sendang Wangi
Sejalan dengan pemikiran Arsita, PPN menampilkan seorang remaja pegiat Kebaya, Crysantya Azzara Mozza Pranata
Halaman Selanjutnya
img_title