Pesawat Garuda Angkut Jemaah Haji Kembali Mendarat, Bagian Mesin Terbakar

Pesawat yang Angkut Jamaah Haji Kembali ke Bandara Hasanudin Makasar
Sumber :
  • tvonews.com

Jakarta, WISATA - Pesawat Garuda Indonesia yang membawa 450 jemaah haji dari kelompok terbang 5 Embarkasi Makassar mengalami insiden saat penerbangan, dengan bagian mesin mengalami percikan api, memaksa pesawat kembali mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

INFO HAJI 2024: Keppres Biaya Haji 1445 H Terbit, Ini Besarannya

Kejadian tersebut terjadi pada pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 1105, sebuah Boeing B747-400, yang dioperasikan untuk mengangkut jemaah haji. Pilot segera memutuskan untuk kembali ke bandara setelah menyadari adanya masalah pada mesin pesawat.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menjelaskan bahwa keputusan untuk kembali mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diambil untuk keamanan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi mesin pesawat. Penerbangan GA 1105 berhasil kembali ke bandara dengan selamat pada pukul 17.15 Wita.

INFO HAJI: Jadwal Kepulangan Jemaah Haji, Sabtu, 29 Juli 023, Jemaah Wafat Berjumlah 752

Irfan menegaskan bahwa seluruh penumpang, termasuk 18 awak pesawat, tiba dengan selamat di bandara. Mereka akan segera diberangkatkan kembali setelah pesawat pengganti siap untuk digunakan. Proses pendampingan jemaah haji ke Asrama Haji Sudiang Makassar juga telah dilakukan dengan melibatkan stakeholder terkait untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang.

Pesawat GA-1105 sebelumnya diberangkatkan dari Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 15:30 Wita dan seharusnya tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah pada pukul 21.10 waktu setempat. Namun, insiden ini memaksa pesawat untuk kembali ke bandara asalnya.

INFO HAJI: Jadwal Kepulangan Haji, Selasa, 25 Juli 2023, Jemaah Wafat 719 Orang

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin, Taochid Purnomo Hadi, menambahkan bahwa pesawat tersebut mengalami kendala teknis yang membuatnya memilih untuk kembali ke bandara. Setelah pendaratan yang aman pada pukul 17.07 Wita, jemaah haji langsung dibawa ke Asrama Haji untuk menerima pelayanan lebih lanjut dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sulawesi Selatan dan Garuda Indonesia.

Kendati insiden ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi jemaah haji dan pihak penyelenggara, Garuda Indonesia telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menjamin kelancaran perjalanan selanjutnya bagi para jemaah.