Wisata Kuliner Legendaris Bangkok di Kedai Jay Fai

Memasak dengan Memakai Kacamata Ski
Sumber :
  • seasia.co

Bangkok, WISATA Wisata kuliner legendaris Bangkok di kedai Jay Fai menghadirkan pengalaman mencicipi hidangan laut berkelas dunia yang dimasak langsung di atas tungku arang.

img_title Wisata Turks and Caicos: Pesona Surga Bahari Karibia dan Catatan Penting Keselamatan Berenang

Ibu kota Thailand memang tak pernah kehabisan cara untuk memanjakan lidah para pelancong dari berbagai belahan dunia. Setiap sudut jalannya selalu dipenuhi aroma rempah menggoda dan kepulan asap dari jajaran penjual hidangan kaki lima yang menggugah selera. Di antara riuhnya sudut Kota Metropolitan ini, ada satu kawasan bersejarah di Jalan Maha Chai, Distrik Samran Rat, yang tak pernah sepi dari deretan penikmat rasa. Tempat tersebut adalah Raan Jay Fai, sebuah ruko tua sederhana yang menyimpan keajaiban rasa yang tiada tandingnya.

Memasuki kedai ini, jangan harap Anda akan disambut oleh ruangan berpendingin udara dengan interior mewah nan megah. Sebaliknya, yang terpampang adalah suasana kedai tepi jalan bernuansa tempo dulu dengan meja-meja simpel dan kursi sederhana. Namun, justru dari kesederhanaan bangunan ruko tua itulah lahir mahakarya kuliner yang berhasil mengguncang panggung gastronomi internasional dan memikat para pesohor dunia.

img_title Pagelaran Sabang Merauke 2026: Hikayat Srikandi Nusantara Hadirkan Wisata Budaya Modern di Jakarta

Sosok Ikonik Koki Kacamata Ski dan Tungku Arang

Jiwa dari kedai legendaris ini berpusat pada sosok wanita senior bernama Supinya Junsuta atau yang akrab disapa Jay Fai. Berdiri mengolah masakan sejak era 1980-an, Supinya telah menjadi legenda hidup dalam dunia sains dapur jalanan. Ada satu pemandangan sangat unik yang selalu mencuri perhatian siapa saja yang melintas di depan kedainya, yaitu gaya penampilannya saat memasak yang selalu mengenakan kacamata ski berukuran besar.

img_title Tempat Wisata Purbakala Chleby di Ceko: Observatorium Kuno Penjelajah Langit

Kacamata pelindung tersebut bukanlah sekadar gaya atau ajang cari perhatian semata. Bagi Supinya, alat tersebut merupakan perlengkapan kerja vital untuk melindungi matanya dari letupan minyak panas, asap tebal yang membumbung tinggi, serta suhu panas ekstrem yang dipancarkan oleh tungku arang tradisional. Menariknya lagi, wanita bertangan dingin ini mengolah seluruh pesanan pelanggan seorang diri tanpa dibantu koki lain, memegang kuali baja raksasa dengan teknik penyesuaian api yang begitu presisi.

Prestasi Mendunia dari Jalanan Bangkok

Halaman Selanjutnya
img_title