Rujak Cingur Surabaya: Eksplorasi Tekstur Moncong Sapi dalam Balutan Bumbu Petis Udang

Rujak Cingur
Sumber :
  • Indonesia travel

Surabaya, WISATA - Surabaya selalu menawarkan petualangan rasa yang tidak pernah terlupakan bagi siapa pun. Salah satu daya tarik utamanya adalah hidangan bernama rujak cingur.

img_title Dairyland on the Valley Bawen: Beri Susu Anak Sapi, Kimono di Sakura Park, Tiket Mulai Rp17.943 di Lembah Semarang

Kuliner ini telah menjadi identitas budaya masyarakat Kota Pahlawan sejak dahulu kala. Anda belum resmi datang ke Surabaya jika belum mencicipi porsi istimewa ini.

Tahun 2025 membawa semangat baru dalam pelestarian resep warisan nenek moyang kita. Banyak warung legendaris tetap setia menggunakan teknik memasak tradisional yang autentik.

img_title Agro Eduwisata Ragunan: Kebun, Sapi, dan Ikan di Tengah Jakarta Selatan yang Bikin Anak Kota Takjub

Legenda dari Negeri Seberang

Ada kisah menarik mengenai asal-usul kemunculan hidangan unik yang sangat melegenda ini. Konon hidangan ini berasal dari kreativitas seseorang yang bernama Abdul Rojak.

img_title Taman Nasional Manusela Maluku: Pesona Gunung Binaiya dan Kekayaan Alam Pulau Seram

Cerita lisan menyebutkan bahwa ia membawa resep khusus dari tanah pengembaraan jauh. Ia kemudian menetap di sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Nama rujak sendiri dipercaya diambil dari potongan nama belakang sang perintis tersebut. Meskipun hanya sebuah mitos namun cerita ini menambah nilai sejarah masakan.

Kini pemerintah telah menetapkan rujak cingur sebagai warisan budaya tak benda resmi. Pengakuan ini memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat kebudayaan kuliner di Jawa.

Tekstur Cingur Sapi yang Ikonik

Bintang utama dalam sajian ini tentu saja adalah potongan cingur sapi. Cingur merupakan istilah bahasa Jawa yang merujuk pada bagian moncong sapi.

Proses pengolahan cingur membutuhkan ketelatenan tinggi agar tidak mengeluarkan aroma amis. Moncong sapi harus dibersihkan secara teliti lalu direbus selama berjam-jam.

Bumbu aromatik seperti daun salam dan jahe digunakan untuk menghilangkan aroma khasnya. Hasilnya adalah tekstur daging yang sangat kenyal namun tetap lembut sekali.

Sensasi "kriuk" dari bagian tulang lunak memberikan dimensi makan yang sangat seru. Inilah rahasia utama mengapa banyak wisatawan selalu rindu untuk kembali datang.

Sihir Hitam Bumbu Petis

Kunci kelezatan sejati terletak pada racikan bumbu hitam yang sangat kental. Bumbu ini terbuat dari campuran kacang tanah goreng dan petis udang.

Petis udang berkualitas tinggi memberikan aroma "umami" yang sangat kuat dan tajam. Penggunaan pisang kluthuk atau pisang berbiji memberikan rasa sepet yang seimbang.

Halaman Selanjutnya
img_title