Rahasia Menata Kamar Mandi Minimalis Agar Terasa Lebih Luas dan Lega

Penataan Kamar Mandi yang Tampak Lebih Luas
Sumber :
  • thelondonbathco.co.uk

3. Meja Wastafel yang Berantakan

img_title Jelajah Rasa Yogyakarta dari Gudeg hingga Kipo Kotagede, Kuliner Legendaris yang Wajib Masuk Daftar Santap

Bukan hanya elemen permanen seperti warna atau lampu yang memengaruhi luas ruangan, tetapi juga kebiasaan kita. Barang-barang yang berserakan di atas meja wastafel atau countertop dapat membuat ruangan terasa penuh dan mengurangi area yang bisa digunakan. Ketika meja atau lemari dipenuhi dengan produk kecantikan, handuk, dan alat pembersih, ruangan akan terlihat kacau (chaotic). Kekacauan ini mengalihkan perhatian dari desain utama dan membuat kamar mandi terasa tidak teratur dan jauh lebih kecil dari aslinya. Pastikan Anda memiliki ruang penyimpanan tersembunyi yang cukup agar barang-barang tidak menumpuk di permukaan meja.

4. Penerapan Pola yang Terlalu Mencolok

img_title Belum Sempat Ikut? Virtual Job Fair Hospitality Diperpanjang hingga 10 November, 260+ Lowongan Masih Terbuka

Sama halnya dengan warna gelap, pola-pola yang terlalu besar, berani (bold), atau rumit dapat menciptakan kekacauan visual. Pola memang bisa menambah keunikan melalui motif keramik atau wallpaper, namun jika terlalu ramai, mata akan merasa lelah dan ruangan terasa seperti mengurung Anda. Terlalu banyak pola yang sibuk akan membuat kita sulit menghargai tata letak ruangan yang sebenarnya. Jika ingin menggunakan pola, pastikan skalanya tepat agar tidak mendominasi seluruh pandangan mata.

5. Ukuran Meja Wastafel yang Terlalu Besar

img_title Empu Batik Agung Suhartanto: Motif Dicelup 27 Kali, Setahun Jadi, Harganya Disebut Rp8 Miliar

Memilih vanity atau meja wastafel yang tepat sangat penting agar ruangan tidak terasa sesak, baik secara fisik maupun visual. Meja wastafel yang besar memang menawarkan banyak tempat penyimpanan, namun jika ukurannya terlalu dalam atau lebar, ia akan mendominasi kamar mandi kecil. Desainer menyarankan untuk menghindari furnitur yang terlalu bongsor yang memakan terlalu banyak ruang lantai atau menonjol terlalu jauh dari dinding. Pilihlah model yang lebih ramping agar tetap ada ruang gerak yang cukup di area lantai.

Dengan memperhatikan detail-detail kecil ini, Anda bisa mengubah area yang tadinya terasa sempit menjadi tempat yang menyegarkan. Menghindari design faux pas atau kekeliruan desain di atas adalah langkah pertama menuju rumah yang lebih estetik dan fungsional.  

Sumber: Better Homes & Gardens