Ingin Tenang Saat Dunia Panik? Ini Kiat Stoik dari Jules Evans

Jules Evans
Sumber :
  • Cuplikan layar

Jakarta, WISATA — Ketika dunia dihantam krisis, tekanan ekonomi, banjir informasi, dan media sosial yang tak kenal jeda, semakin sulit bagi banyak orang untuk tetap tenang. Namun, filsuf modern Jules Evans menyampaikan satu pesan penting: "Ketika dunia panik, kamu tidak harus ikut panik. Ada cara untuk tetap tenang—dan itu dimulai dari dalam dirimu."

img_title World Mental Health Day 2026 di Indonesia: Tema, Makna, dan Aksi Nyata Peduli Kesehatan Mental

Melalui pendekatan filsafat kuno Stoikisme, Evans menunjukkan bahwa ketenangan bukanlah warisan orang tertentu atau hasil keberuntungan hidup. Sebaliknya, ketenangan adalah keterampilan mental yang bisa dilatih, bahkan di tengah krisis sekalipun.

Filosofi Stoik: Ketenangan yang Bisa Dilatih

img_title Manfaat Membaca untuk Kesehatan Otak dan Kesejahteraan Hidup

Stoikisme adalah aliran filsafat Yunani Kuno yang mengajarkan pentingnya pengendalian diri, kejernihan berpikir, dan hidup berdasarkan nilai. Dalam buku terkenalnya Philosophy for Life and Other Dangerous Situations, Jules Evans menunjukkan bahwa banyak teknik Stoik sangat relevan untuk menghadapi tantangan dunia modern.

Bagi Evans, Stoikisme bukan teori kaku, melainkan alat hidup. Filsafat ini menolongnya sendiri mengatasi kecemasan dan depresi di masa mudanya. Kini, ia membagikan kiat-kiat Stoik kepada siapa saja yang ingin tetap tenang meski dunia sedang berguncang.

img_title Kisah Nabi Yunus dan Tanaman Labu: Hikmah Pertolongan Allah serta Manfaatnya bagi Kesehatan Mental

1. Fokus pada Apa yang Bisa Kamu Kendalikan

Kiat pertama dan paling penting: bedakan antara hal yang bisa kamu kendalikan dan yang tidak. Ini prinsip dasar Stoik yang sangat membebaskan.

Kamu tidak bisa mengendalikan ekonomi global, komentar orang lain, atau cuaca hari ini. Tapi kamu bisa mengendalikan pikiran, sikap, dan responsmu. Ketika kamu berhenti memikirkan hal-hal yang di luar kendali, stresmu otomatis berkurang.

2. Latih Premeditatio Malorum

Evans merekomendasikan latihan Stoik bernama premeditatio malorum—membayangkan hal buruk yang mungkin terjadi. Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti diri sendiri, tapi untuk menguatkan mental dan menyiapkan diri menghadapi kenyataan.

Saat pikiran sudah siap, kepanikan tidak mudah muncul.

3. Tenangkan Pikiran dengan Menulis

Salah satu teknik yang digunakan Evans adalah menulis jurnal Stoik setiap hari. Kamu bisa mulai dengan tiga pertanyaan sederhana:

  • Apa yang saya syukuri hari ini?
  • Apa yang bisa saya kendalikan?
  • Apa nilai yang ingin saya jalani hari ini?
Halaman Selanjutnya
img_title