Ingin Tenang Saat Dunia Panik? Ini Kiat Stoik dari Jules Evans
- Cuplikan layar
Jakarta, WISATA — Ketika dunia dihantam krisis, tekanan ekonomi, banjir informasi, dan media sosial yang tak kenal jeda, semakin sulit bagi banyak orang untuk tetap tenang. Namun, filsuf modern Jules Evans menyampaikan satu pesan penting: "Ketika dunia panik, kamu tidak harus ikut panik. Ada cara untuk tetap tenang—dan itu dimulai dari dalam dirimu."
Melalui pendekatan filsafat kuno Stoikisme, Evans menunjukkan bahwa ketenangan bukanlah warisan orang tertentu atau hasil keberuntungan hidup. Sebaliknya, ketenangan adalah keterampilan mental yang bisa dilatih, bahkan di tengah krisis sekalipun.
Filosofi Stoik: Ketenangan yang Bisa Dilatih
Stoikisme adalah aliran filsafat Yunani Kuno yang mengajarkan pentingnya pengendalian diri, kejernihan berpikir, dan hidup berdasarkan nilai. Dalam buku terkenalnya Philosophy for Life and Other Dangerous Situations, Jules Evans menunjukkan bahwa banyak teknik Stoik sangat relevan untuk menghadapi tantangan dunia modern.
Bagi Evans, Stoikisme bukan teori kaku, melainkan alat hidup. Filsafat ini menolongnya sendiri mengatasi kecemasan dan depresi di masa mudanya. Kini, ia membagikan kiat-kiat Stoik kepada siapa saja yang ingin tetap tenang meski dunia sedang berguncang.
1. Fokus pada Apa yang Bisa Kamu Kendalikan
Kiat pertama dan paling penting: bedakan antara hal yang bisa kamu kendalikan dan yang tidak. Ini prinsip dasar Stoik yang sangat membebaskan.
Kamu tidak bisa mengendalikan ekonomi global, komentar orang lain, atau cuaca hari ini. Tapi kamu bisa mengendalikan pikiran, sikap, dan responsmu. Ketika kamu berhenti memikirkan hal-hal yang di luar kendali, stresmu otomatis berkurang.
2. Latih Premeditatio Malorum
Evans merekomendasikan latihan Stoik bernama premeditatio malorum—membayangkan hal buruk yang mungkin terjadi. Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti diri sendiri, tapi untuk menguatkan mental dan menyiapkan diri menghadapi kenyataan.
Saat pikiran sudah siap, kepanikan tidak mudah muncul.
3. Tenangkan Pikiran dengan Menulis
Salah satu teknik yang digunakan Evans adalah menulis jurnal Stoik setiap hari. Kamu bisa mulai dengan tiga pertanyaan sederhana:
- Apa yang saya syukuri hari ini?
- Apa yang bisa saya kendalikan?
- Apa nilai yang ingin saya jalani hari ini?