6 Makanan 'Buruk' yang Harus Anda Konsumsi untuk Menurunkan Risiko Stroke

Oatmeal, Pisang dan Kopi
Sumber :
  • pixabay

Malang, WISATA – Mendengarkan saran yang tak ada habisnya tentang apa yang harus dimakan untuk kesehatan otak dan pembuluh darah yang lebih baik dapat membuat Anda merasa pusing. 

img_title Bilenthango, Kelezatan Ikan Bakar Khas Gorontalo yang Tersembunyi di Balik Selembar Daun Pisang

Suatu hari, Anda membaca bahwa makanan tertentu mengandung senyawa yang dapat meningkatkan risiko stroke dan hari berikutnya, Anda diberi tahu bahwa makanan tersebut sebenarnya mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat. Pertanyaan yang terus-menerus ini tidak hanya melelahkan, tetapi juga membuat Anda merasa bingung tentang apa yang benar-benar harus Anda makan. 

Berikut ini, ahli gizi menguraikan sains dan membagikan enam makanan yang paling sering disalahpahami yang dapat menurunkan peluang Anda terkena stroke.

img_title Petualangan Rasa Melalui Kopi Vietnam yang Begitu Unik dan Memikat

1. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan sering kali diabaikan karena kandungan kalorinya yang tinggi. Namun, jika Anda mengungkap faktanya, Anda akan menemukan bahwa kalori tersebut berasal dari lemak sehat yang mendukung kesehatan jantung dan dapat mengurangi risiko stroke. Lemak tak jenuh dalam kacang-kacangan sebenarnya sangat baik untuk kesehatan kardiovaskular.

img_title UNDIP Sulap Pisang Jadi Mesin Ekonomi Desa Pongangan Semarang Lewat Program Desa Wirausaha

2. Pisang

Karena kandungan gulanya yang tinggi, makan pisang sering sering disebut larangan jika menyangkut penurunan berat badn dan kesehatan. Pisang sebenarnya sumber kalium yang bagus, mineral yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Karena tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko utama stroke, mendapatkan cukup kalium setiap hari merupakan langkah penting dalam mengurangi risiko Anda.

3. Kopi

Meskipun kopi terkenal karena kandungan kafeinnya, minuman yang disukai ini juga kaya akan antioksidan, seperti asam klorogenat dan flavonoid, yang berkontribusi terhadap sifatnya yang melindungi terhadap stroke. Namun sebaiknya batasi kebiasaan minum kopi Anda tidak lebih dari 3 cangkir sehari.

4. Oatmeal

Beberapa orang takut makan oatmeal karena khawatir akan meningkatkan gula darah, namun oatmeal juga mengandung senyawa fenolik yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi dan dikaitkan dengan penurunan risiko stroke. 

5. Kacang polong

Kacang polong merupakan makanan yang sangat baik dan terjangkau untuk membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Serat larut yang terkandung dalam kacang polong mengikat kolesterol di usus dan membuangnya melalui tinja. Penelitian menunjukkan bahwa efek ini berperan besar dalam mengurangi kematian akibat stroke.

Halaman Selanjutnya
img_title