Olahraga Ringan Turunkan Risiko Demensia, Ayo Bergerak!
- Freepik/Drazen Zigic
Makassar, WISATA - Olahraga telah terbukti menyehatkan tubuh, menguatkan otot dan membuat badan kita terasa bugar. Demikian pula efeknya bagi otak, ternyata sangat besar. Penelitian terbaru menunjukkan olahraga ringan lima menit sehari mampu menurunkan risiko demensia hingga 41 persen.
Tak semua orang punya waktu atau motivasi untuk rutin berolahraga intens setiap hari. Namun kabar baiknya, gerakan ringan pun ternyata sudah cukup membantu mencegah penyakit otak seperti demensia. Sehingga tak ada alasan untuk tidak berolahraga karena dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun.
Dilansir dari MedicalDaily (22/04/2025), Penelitian dalam Journal of Post-Acute and Long-Term Care Medicine mengungkap temuan penting soal aktivitas fisik. Hanya dengan 5 menit olahraga intens per minggu, risiko demensia bisa turun hingga 41 persen.
“Menambah waktu gerak harian walau hanya lima menit berdampak besar terhadap risiko demensia,” ujar Amal Wanigatunga. Ia adalah peneliti utama dalam studi ini yang diumumkan dalam rilis pers resmi.
Penelitian ini melibatkan hampir 90.000 orang dewasa dengan rata-rata usia 63 tahun selama 4,4 tahun. Para peserta dipantau aktivitas fisiknya dan kesehatannya, dengan 735 orang teridentifikasi mengalami demensia.
Rata-rata partisipan melakukan 126 menit aktivitas fisik sedang hingga berat setiap minggunya. Temuan menariknya, setiap tambahan 30 menit olahraga dapat menurunkan risiko demensia sebesar 4 persen.
Ada hubungan jelas antara durasi olahraga dan penurunan risiko demensia, menunjukkan pola “semakin banyak, semakin baik.” Mereka yang aktif 36–70 menit per minggu mengurangi risiko sebesar 60 persen.
Bagi yang berolahraga 71–140 menit per minggu, penurunan risiko mencapai 63 persen. Sedangkan yang aktif lebih dari 140 menit per minggu, risiko demensia menurun drastis hingga 69 persen.
“Olahraga berdampak signifikan bahkan pada orang yang sebelumnya tidak aktif sekalipun,” tulis para peneliti dalam kesimpulan studi. Mereka menekankan bahwa manfaat ini tidak terlalu dipengaruhi oleh kondisi fisik seperti kerapuhan atau usia lanjut.
Mari cegah demensia dan mulai bergerak hari ini!
Sumber: rri.co.id