KAGAMA BEKSAN: 6 Tarian Cakrawala Mini Indonesia Dibawakan Kagama Beksan Jabodetabek
- Tangkapan Layar Akun YouTube: Kagama Kolaborasi
Semarang, WISATA – Misi rombongan Kagama Beksan Jabodetabek dalam acara Festival Kota Lama Semarang (FKLS) 2023,"Heritage in Harmony", di Teater Laroka, Kota Tua, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (9/9/2023) malam tuntas sudah.
Kagama Beksan Jabodetabek sukses menyajikan Cakrawala Mini Indonesia dihadapan penonton yang hadir pada malam itu.
Dimulai sekitar pukul 21.00 WIB, Kagama Beksan Jabodetabek tampil membawakan 6 tarian dari berbagai daerah di Indonesia.
Penampilan perdana dibuka dengan tari Lancang Kuning dari Sumatra.
Tari Lancang Kuning dari Sumatra
- Tangkapan Layar Akun YouTube: Kagama Kolaborasi
Dibawakan oleh 6 penari, mereka gemulai memadukan gerakan tangan dan kaki diiringin komposisi musik Melayu yang apik. Satu diantara mereka adalah seorang penari laki-laki.
Selanjutnya, tampil 4 penari yang membawakan tari Jejer Jaran Dhawuk dari Jawa Timur.
Tari Jejer Jaran Dhawuk dari Jawa Timur
- Tangkapan Layar Akun YouTube: Kagama Kolaborasi
Dengan kostum berwarna-warni, ke empat penari ini begitu serasi memadukan gerakan tangan dan kaki dengan alunan musik khas.
Penampil ketiga, adalah 2 penari yang membawakan tari Cendrawasih dari Bali. Dengan mengenakan sampur berwarna merah yang merupakan simbolisasi dari sayap, kedua penari begitu lincah bergerak mengikuti iringan musik.
Tari Cendrawasih dari Bali
- Tangkapan Layar Akun YouTube: Kagama Kolaborasi
Di urutan keempat, giliran tari Kanjet Bangentawai dari Kalimantan. Dengan susunan 3 penari wanita dan seorang penari pria, mereka begitu piawai membawakan tarian khas Kalimantan ini.
Tari Kanjet Bangentawai dari Kalimantan
- Tangkapan Layar Akun YouTube: Kagama Kolaborasi