UNDIP dan Marutetsu Jepang Jalin Kerja Sama Strategis Riset dan Teknologi
- UNDIP.ac.id
Kolaborasi UNDIP dan Marutetsu Jepang memperkuat riset terapan, alih teknologi, dan pengembangan SDM untuk mendorong inovasi industri berkelanjutan berskala global.
Semarang, WISATA — Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Marutetsu Co., Ltd., perusahaan pengembangan industri dan teknologi yang berbasis di Miyazaki, Jepang. Komitmen sinergi keunggulan riset dan teknologi ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Semarang, Kamis pagi.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., bersama President and CEO of Marutetsu Co., Ltd., Takahira Hidaka. Kerja sama ini menjadi langkah konkret penguatan kolaborasi akademik dan industri lintas negara, sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi dalam mendorong inovasi berbasis riset yang aplikatif.
Kolaborasi ini dirancang untuk mempertemukan kekuatan akademik UNDIP dengan pengalaman industri Marutetsu, sehingga menghasilkan nilai tambah bagi pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan ekosistem riset dan inovasi Indonesia–Jepang.
Penguatan Kerja Sama Internasional Berbasis Tri Dharma
Dalam sambutannya, Rektor UNDIP Prof. Suharnomo menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang UNDIP dalam memperluas jejaring internasional dengan mitra industri. Menurutnya, sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri menjadi kunci implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menilai kolaborasi dengan Marutetsu Co., Ltd. membuka peluang luas bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian terapan, alih teknologi, serta praktik industri berstandar global. Dengan keterlibatan langsung pada proyek riset dan pengembangan, sivitas akademika diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sekaligus relevansi keilmuan.
Pernyataan tersebut sejalan dengan tren global pendidikan tinggi. Data UNESCO menunjukkan bahwa kolaborasi riset internasional mampu meningkatkan sitasi ilmiah hingga lebih dari 40 persen dibandingkan riset yang dilakukan secara domestik. Sementara itu, World Bank mencatat bahwa kemitraan universitas–industri berkontribusi signifikan dalam mempercepat adopsi teknologi dan pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.
Apresiasi dan Komitmen Marutetsu Co., Ltd.