Seneca: Ukuran Kekayaan Bukan Soal Banyak, Tapi Tahu Kapan Cukup
Selasa, 1 Juli 2025 - 00:56 WIB

Sumber :
- Cuplikan layar
“You ask what is the proper limit to a person’s wealth? First, having what is essential, and second, having what is enough.”
Seneca tidak menolak kekayaan. Ia hanya ingin kita mengembalikan kekayaan pada tempatnya: sebagai alat, bukan tujuan. Sebagai pendukung hidup, bukan pengendali hidup. Ia mengingatkan bahwa orang yang tahu kapan berhenti mengejar, justru telah mencapai lebih banyak dari mereka yang tidak pernah puas.
Kekayaan sejati tidak membutuhkan pengakuan orang lain. Ia adalah rasa damai dalam hati sendiri—saat tahu bahwa yang penting sudah dimiliki, dan yang berlebihan tak perlu lagi dikejar.