Uji Coba Bus JELITA hampir Selesai, Jember Punya Transportasi Gratis Keliling Kota

Pantai Payangan
Sumber :
  • IG/explorejember

Jember, WISATA – Pemerintah Kabupaten Jember terus berusaha mengembangkan pariwisata, di wilayah setempat.  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember mengambil peran aktif dalam pembangunan transportasi untuk mendukung pengembangan wisata tersebut.

Tips Menyimpan Ketupat dan Lontong Lebaran agar Tidak Mudah Basi

Kepala Dishub Kabupaten Jember, Dr.Agus Wijaya,S.H.,M.Hum. menjelaskan dalam Press Release-nya, bahwa dengan adanya bus perintis yang beroperasi sejak 2017, dan juga Damri KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) yang menghubungkan Jember dengan Ijen Geopark, tahun ini Dishub akan mulai menjalankan program Bus Jember City Tour dengan nama JELITA, Jember Keliling Kota. JELITA nantinya akan secara regular mengajak masyarakat Jember untuk berwisata di pusat kota Jember secara gratis. Secara terjadual, bus JELITA juga akan menjemput wisatawan dari pinggiran Jember untuk mencoba city tour ini. Tak hanya itu, bus JELITA juga akan mengajak masyarakat ke destinasi wisata baru yang selama ini belum dikenal. JELITA selain menjadi etalase berjalan yang membantu promosi pariwisata Jember, juga berperan sebagai laboratorium hidup bagi para pelajar dan mahasiswa yang ingin belajar tentang kepemanduan wisata dengan praktek langsung diatas bus didampingi guide tetap JELITA. JELITA adalah kado untuk masyarakat Jember yang merindukan bus wisata gratis di dalam kota.

Selanjutnya rute-rute transportasi wisata yang tidak dilalui bus JELITA di-estafet oleh Angkutan Wisata Jember (AWJ) yang selama ini sudah terbukti mengantar banyak masyarakat ke seluruh destinasi wisata di Jember dengan ijin insidentil dari Dishub. Dishub akan terus aktif dalam hal berperan dalam aksesbilitas ini. 

Pahami, Perbedaan Ahli Filsafat dan Filsuf: Apakah Seorang Ahli Filsafat Berarti Juga Filsuf?

Selanjutnya Agus Wijaya menjelaskan bahwa Uji Coba Bus City Tour dibuat dengan JELITA Edisi Ramadhan selama 5 hari, mulai tanggal 31 Maret sampai dengan tanggal 4 April 2024, yaitu 4 hari rute city tour religi dan 1 hari tour religi Makam Habib Soleh. Bus Jelita akan berkeliling ke destinasi wisata religi di Jember dimulai dari jam 2 siang. Peserta berkumpul di depan Gedung Pemkab, perjalanan melewati Masjid Jamik Lama (Al Amien) lalu menyusuri jalan A. Yani, Trunojoyo, berhenti di Masjid Roudlatul Muchlisin untuk sholat Ashar, lanjut Masjid Ceng Ho, Makam KH. Moh Siddiq, dan berakhir di Masjid Jamik Al Baitul Amin sebelum maghrib.

Di sepanjang jalan wisatawan tak hanya mendapat cerita tentang sejarah persebaran Islam khususnya di Jember, tapi pemandu wisata juga akan bercerita tentang warisan sejarah Jember yang luar biasa terutama peninggalan perkebunan Belanda di Jember. Pemandu wisata yang mendampingi selama tour adalah guide resmi yang berlisensi dan berpengalaman.

Pesan Socrates Kepada Murid-muridnya sebelum Dihukum Mati: Inspirasi Terakhir Sang Filsuf

Bus JELITA berkapasitas 24 seat penumpang, untuk uji coba edisi Ramadhan ini dari 5 hari trip, 3 hari langsung penuh dalam waktu beberapa jam saja. Masyarakat sangat antusias dengan uji coba ini.  Program JELITA disupport penuh secara sukarela oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Jember yang menyiapkan konsep, rundown, destinasi, berikut narasi nya. Juga oleh AWJ yang selama 3 tahun terakhir meramaikan city tour di Jember.

Diharapkan uji coba tersebut berhasil dengan baik agar Bus JELITA bisa segera diresmikan di Jember. Terakhir Agus Wijaya menyampaikan terima kasih untuk support dari semua pihak dan salam Jember Apik dan Keren.

Halaman Selanjutnya
img_title